Pidato Milad Ke-55 UMP dilaksanakan secara virtual
Senin, 6 April 2020 14:02 WIB
Rektor UMP Dr. Anjar Nugroho saat menyampaikan pidato Milad Ke-55 UMP di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (6/4/2020). ANTARA/HO-UMP
Purwokerto (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin, menggelar pidato Milad Ke-55 UMP secara virtual sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19.
Rektor UMP Dr. Anjar Nugroho mengatakan pidato milad secara virtual yang disiarkan langsung oleh empat stasiun televisi dan menggunakan aplikasi zoom video communications menjadi bagian upaya UMP dalam mencegah penyerbaran COVID-19.
"Inilah yang pertama dalam sejarah UMP, pidato milad dilaksanakan secara virtual, karena sudah kita pahami bersama situasi saat ini yang tidak memungkinkan kita bertemu secara berjamaah secara fisik," katanya.
Ia mengatakan usia 55 tahun bukan usia yang muda lagi karena berbagai dinamika zaman telah UMP lalui dengan penuh liku.
Baca juga: Mahasiswa Prodi PPKn UMP kaji berita hoaks wabah COVID-19
Sampai akhirnya pada situasi saat ini, kata dia, Unirank menempatkan UMP sebagai 20 besar perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia dengan 13 ribu mahasiswa yang tersebar dalam 46 program studi, baik diploma, sarjana, profesi, maupun pascasarjana yang tersedia di perguruan tinggi Muhammadiyah itu.
"Untuk itu, penghargaan dan ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh civitas academica dan keluarga besar UMP yang telah bersama-sama berjuang untuk meningkatkan kualitas dalam upaya mewujudkan UMP sebagai center of excellence within the region (uswah hasanah, pusat keunggulan) di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta sebagai driving force (kekuatan penggerak) gerakan dakwah, tajdid, dan perubahan sosial," jelasnya.
Menurut dia, keberadaan UMP tidak lepas dari misi Muhammadiyah, yaitu menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat utama yang mendapat rida Allah SWT.
"Misi holistik-transenden tersebut perlu dibumikan sehingga masyarakat dan bangsa Indonesia benar-benar bisa mendapatkan manfaat dari setiap gerakan eksistensial UMP. Pada prinsipnya, kami akan melakukan yang terbaik, untuk mewujudkan perguruan tinggi terbaik dalam rangka menghasilkan lulusan terbaik untuk Indonesia yang lebih baik," katanya.
Pidato milad virtual bertajuk "Dari UMP Untuk Indonesia" itu mendapat ucapan dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendi, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jateng, Bupati Banyumas, Bupati Purbalingga, Bupati Cilacap, Wakil Bupati Wonosobo, wartawan media nasional/regional/lokal, Suara Anak Papua, dan tokoh bangsa lainnya. (tgr)
Baca juga: UMP laksanakan ujian tengah semester secara daring
Baca juga: Daftar kuliah di UMP sambil berdonasi untuk penanganan COVID-19
Rektor UMP Dr. Anjar Nugroho mengatakan pidato milad secara virtual yang disiarkan langsung oleh empat stasiun televisi dan menggunakan aplikasi zoom video communications menjadi bagian upaya UMP dalam mencegah penyerbaran COVID-19.
"Inilah yang pertama dalam sejarah UMP, pidato milad dilaksanakan secara virtual, karena sudah kita pahami bersama situasi saat ini yang tidak memungkinkan kita bertemu secara berjamaah secara fisik," katanya.
Ia mengatakan usia 55 tahun bukan usia yang muda lagi karena berbagai dinamika zaman telah UMP lalui dengan penuh liku.
Baca juga: Mahasiswa Prodi PPKn UMP kaji berita hoaks wabah COVID-19
Sampai akhirnya pada situasi saat ini, kata dia, Unirank menempatkan UMP sebagai 20 besar perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia dengan 13 ribu mahasiswa yang tersebar dalam 46 program studi, baik diploma, sarjana, profesi, maupun pascasarjana yang tersedia di perguruan tinggi Muhammadiyah itu.
"Untuk itu, penghargaan dan ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh civitas academica dan keluarga besar UMP yang telah bersama-sama berjuang untuk meningkatkan kualitas dalam upaya mewujudkan UMP sebagai center of excellence within the region (uswah hasanah, pusat keunggulan) di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta sebagai driving force (kekuatan penggerak) gerakan dakwah, tajdid, dan perubahan sosial," jelasnya.
Menurut dia, keberadaan UMP tidak lepas dari misi Muhammadiyah, yaitu menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat utama yang mendapat rida Allah SWT.
"Misi holistik-transenden tersebut perlu dibumikan sehingga masyarakat dan bangsa Indonesia benar-benar bisa mendapatkan manfaat dari setiap gerakan eksistensial UMP. Pada prinsipnya, kami akan melakukan yang terbaik, untuk mewujudkan perguruan tinggi terbaik dalam rangka menghasilkan lulusan terbaik untuk Indonesia yang lebih baik," katanya.
Pidato milad virtual bertajuk "Dari UMP Untuk Indonesia" itu mendapat ucapan dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendi, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jateng, Bupati Banyumas, Bupati Purbalingga, Bupati Cilacap, Wakil Bupati Wonosobo, wartawan media nasional/regional/lokal, Suara Anak Papua, dan tokoh bangsa lainnya. (tgr)
Baca juga: UMP laksanakan ujian tengah semester secara daring
Baca juga: Daftar kuliah di UMP sambil berdonasi untuk penanganan COVID-19
Pewarta : KSM
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UMP gulirkan bantuan pendidikan-logistik untuk mahasiswa asal Sumatera terdampak bencana
12 December 2025 18:51 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
UMS kembangkan Lab School dan lakukan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida
23 January 2026 20:14 WIB
UMS dorong inovasi pembelajaran matematika berbasis TIK untuk guru SMK Muhammadiyah Klaten
21 January 2026 13:57 WIB
Milad ke-16 HW UMS: Dari refleksi perjuangan menuju kader pemimpin yang berdampak
19 January 2026 14:12 WIB