Golkar Boyolali dukung bakal calon kepala daerah diusung PDIP
Minggu, 26 Januari 2020 18:22 WIB
Ketua DPC PDIP Boyolali Paryanto (kiri) dengan Ketua DPD Partai Golkar Fuadi (kanan) acara serah terima surat komitmen dukungan Pilkada 2020 Boyolali di Kantor DPC PDIP Boyolali, Ahad (26-1-2020). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto
Boyolali (ANTARA) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Boyolali mendukung bakal calon yang diusung oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boyolali 2020.
"Dari hasil Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar telah sepakat untuk mendukung calon yang diusung DPC PDIP, siapa pun calonnya," kata Ketua DPD Partai Golkar Boyolali Fuadi usai silaturahmi politik di Kantor DPC PDIP Boyolali, Ahad.
Ia bersama Ketua DPC PDIP Boyolali Paryanto terus melakukan koordinasi untuk melihat perkembangan politik dari hari ke hari.
Menurut Fuadi, Golkar bersama PDIP Boyolali mempunyai sejarah pada tahun 2000. Kedua partai ini telah bekerja sama menjadikan Bupati Sri Mulyanto dari Golkar dengan Wakil Bupati Seno Samodro (PDIP). Namun, Golkar pada periode selanjutnya lepas dari PDIP, suaranya terus menurun.
"Kami bergandeng dengan PDIP dengan tujuan agar pada tahun 2024 bisa menaikkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Boyolali. Kami sudah sepakat dengan PDIP bekerja sama untuk memenangkan calon yang diusung PDIP pada pilkada tahun ini," kata Fuadi.
Fuadi bersama jajaran Partai Golkar melakukan silaturahmi selain disambut oleh Ketua DPC PDIP Paryanto, Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat, dan tokoh PDIP Boyolali Seno Kusumoharjo.
Ketua DPC PDIP Boyolali Paryanto mengatakan bahwa pihaknya sekaligus menyerahkan hasil rapimda yang telah sepakat berkomitmen untuk memberikan dukungan calon yang diusung oleh PDIP.
"Legal formalnya setelah nanti dikirim ke Semarang, kemudian ke Jakarta, baru secara formal DPP Partai Golkar akan menurunkan rekomendasi memberikan dukungan yang diusung oleh PDIP," katanya.
Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung PDIP pada Pilkada 2020 adalah pasangan M. Said Hidayat-Wahyu Irawan. Dalam hal ini DPC PDIP tinggal menunggu rekomendasi dari DPP.
PDIP Boyolali pada Pemilu 2019 meraih 35 kursi dari total 45 kursi di DPRD setempat. Jika ditambah Golkar tiga kursi, sisanya kursi tidak ada 20 persen. Kemungkinan bakal muncul calon tunggal pada pilkada setempat.
"Saya yakin dari melihat dinamika politik di Boyolali calon yang diusung PDIP menjadi calon tunggal atau melawan kotak kosong pada Pilkada 2020," katanya.
Baca juga: PDIP didukung Golkar di Pilkada Boyolali 2020
Baca juga: Golkar gandeng PDIP di Pilkada Boyolali 2020
"Dari hasil Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar telah sepakat untuk mendukung calon yang diusung DPC PDIP, siapa pun calonnya," kata Ketua DPD Partai Golkar Boyolali Fuadi usai silaturahmi politik di Kantor DPC PDIP Boyolali, Ahad.
Ia bersama Ketua DPC PDIP Boyolali Paryanto terus melakukan koordinasi untuk melihat perkembangan politik dari hari ke hari.
Menurut Fuadi, Golkar bersama PDIP Boyolali mempunyai sejarah pada tahun 2000. Kedua partai ini telah bekerja sama menjadikan Bupati Sri Mulyanto dari Golkar dengan Wakil Bupati Seno Samodro (PDIP). Namun, Golkar pada periode selanjutnya lepas dari PDIP, suaranya terus menurun.
"Kami bergandeng dengan PDIP dengan tujuan agar pada tahun 2024 bisa menaikkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Boyolali. Kami sudah sepakat dengan PDIP bekerja sama untuk memenangkan calon yang diusung PDIP pada pilkada tahun ini," kata Fuadi.
Fuadi bersama jajaran Partai Golkar melakukan silaturahmi selain disambut oleh Ketua DPC PDIP Paryanto, Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat, dan tokoh PDIP Boyolali Seno Kusumoharjo.
Ketua DPC PDIP Boyolali Paryanto mengatakan bahwa pihaknya sekaligus menyerahkan hasil rapimda yang telah sepakat berkomitmen untuk memberikan dukungan calon yang diusung oleh PDIP.
"Legal formalnya setelah nanti dikirim ke Semarang, kemudian ke Jakarta, baru secara formal DPP Partai Golkar akan menurunkan rekomendasi memberikan dukungan yang diusung oleh PDIP," katanya.
Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung PDIP pada Pilkada 2020 adalah pasangan M. Said Hidayat-Wahyu Irawan. Dalam hal ini DPC PDIP tinggal menunggu rekomendasi dari DPP.
PDIP Boyolali pada Pemilu 2019 meraih 35 kursi dari total 45 kursi di DPRD setempat. Jika ditambah Golkar tiga kursi, sisanya kursi tidak ada 20 persen. Kemungkinan bakal muncul calon tunggal pada pilkada setempat.
"Saya yakin dari melihat dinamika politik di Boyolali calon yang diusung PDIP menjadi calon tunggal atau melawan kotak kosong pada Pilkada 2020," katanya.
Baca juga: PDIP didukung Golkar di Pilkada Boyolali 2020
Baca juga: Golkar gandeng PDIP di Pilkada Boyolali 2020
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Heru Suyitno
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa KKN-Dik UMS sukses dukung milad ke-25 SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro
27 January 2026 13:00 WIB
Srikandi PLN hadirkan Ruang Cerita Ibu, dukung perempuan tumbuh dan berdaya di Solo
24 January 2026 7:57 WIB
Gubes UMS tawarkan inovasi teknologi IoT dan instrumen elektronik dukung pembangunan berkelanjutan
20 January 2026 15:42 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Wagub Jateng: Pimpinan daerah terapkan pakta integritas pelayanan masyarakat
21 January 2026 19:10 WIB