Pekalongan berangkatkan 373 calon haji ke Tanah Suci
Senin, 15 Juli 2019 21:10 WIB
Wali Kota Pekalongan Saelany Mahcfudz bersama Kepala Kemenag Achmad Mundakir melakukan pelepasan terhadap para calon haji yang akan berangkat ke Tanah Suci. (Foto Kutnadi)
Pekalongan (ANTARA) - Kementerian Agama Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pada musim haji 1440 Hijriah ini memberangkatkan sebanyak 373 calon haji ke Tanah Suci, Mekkah.
Kepala Kemenag Kota Pekalongan Achmad Mundakir di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa 373 calhaj tersebut terbagi menjadi dua kelompok terbang (kolter) yaitu kloter 49 sebanyak 235 orang yang akan diberangkatkan dengan rombongan calhaj asal Tegal pada Sabtu (20/7) siang.
"Selanjutnya kloter 50 sebanyak 138 calhaj akan diberangkatkan dengan rombongan calhaj asal Kabupaten Pemalang pada Sabtu (20/7) malam menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali," katanya.
Ia mengatakan usai masuk asrama, calhaj akan diberangkatkan menuju ke Jedah pada Senin (22/7) pagi.
Baca juga: Dehidrasi bisa picu gangguan jiwa jamaah haji, ini penjelasan psikiater
Adapun para calhaj, kata dia, akan didampingi petugas haji yaitu panitia penyelenggaraan ibadah haji (PPIH), tim pembimbing ibadah haji Indonesia (TPIHI), panitia penyelenggara haji daerah (PPHD), dan petugas kesehatan haji daerah (PKHD).
"Mereka akan siap membantu, membimbing, mengawal, dan melayani calhaj. Saat ini, para calhaj hanya tinggal menunggu pemberangkatan ke Tanah Suci," katanya.
Ia mengatakan calon haji dengan usia muda yaitu Evi Harun Mawarni yang lahir pada 17 Agustus 1995 dan tertua adalah Siti Maunah usia 86 tahun.
Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz berpesan pada para calhaj menjaga kesehatan, waktu istirahat, dan menjaga martabat daerah bangsa dan negara Indonesia di Tanah Suci.
"Kami berpesan pada calhaj dapat menggunakan waktu sebaik mungkin dan jangan lupa mengecek kondisi kesehatan, obat, dan vitamin yang dibutuhkan," katanya.
Baca juga: Hukum bagi jamaah perempuan shalat Jumat di Masjidil Haram
Kepala Kemenag Kota Pekalongan Achmad Mundakir di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa 373 calhaj tersebut terbagi menjadi dua kelompok terbang (kolter) yaitu kloter 49 sebanyak 235 orang yang akan diberangkatkan dengan rombongan calhaj asal Tegal pada Sabtu (20/7) siang.
"Selanjutnya kloter 50 sebanyak 138 calhaj akan diberangkatkan dengan rombongan calhaj asal Kabupaten Pemalang pada Sabtu (20/7) malam menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali," katanya.
Ia mengatakan usai masuk asrama, calhaj akan diberangkatkan menuju ke Jedah pada Senin (22/7) pagi.
Baca juga: Dehidrasi bisa picu gangguan jiwa jamaah haji, ini penjelasan psikiater
Adapun para calhaj, kata dia, akan didampingi petugas haji yaitu panitia penyelenggaraan ibadah haji (PPIH), tim pembimbing ibadah haji Indonesia (TPIHI), panitia penyelenggara haji daerah (PPHD), dan petugas kesehatan haji daerah (PKHD).
"Mereka akan siap membantu, membimbing, mengawal, dan melayani calhaj. Saat ini, para calhaj hanya tinggal menunggu pemberangkatan ke Tanah Suci," katanya.
Ia mengatakan calon haji dengan usia muda yaitu Evi Harun Mawarni yang lahir pada 17 Agustus 1995 dan tertua adalah Siti Maunah usia 86 tahun.
Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz berpesan pada para calhaj menjaga kesehatan, waktu istirahat, dan menjaga martabat daerah bangsa dan negara Indonesia di Tanah Suci.
"Kami berpesan pada calhaj dapat menggunakan waktu sebaik mungkin dan jangan lupa mengecek kondisi kesehatan, obat, dan vitamin yang dibutuhkan," katanya.
Baca juga: Hukum bagi jamaah perempuan shalat Jumat di Masjidil Haram
Pewarta : Kutnadi
Editor : Heru Suyitno
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab catat 30 kali terjadi longsor susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan
23 January 2026 17:47 WIB
Pekalongan terdampak banjir, PLN gerak cepat amankan listrik dan salurkan bantuan bagi pengungsi
22 January 2026 13:34 WIB
Pemkot Pekalongan berlakukan penyesuaian sistem belajar karena terdampak banjir
20 January 2026 15:53 WIB
Pemkot Pekalongan gandeng 20 SPPG suplai 300 porsi makanan untuk pengungsi
20 January 2026 11:45 WIB
Jalur rel Pekalongan–Sragi kembali dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas
19 January 2026 18:29 WIB