Solo (Antaranews Jateng) - Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan Aria Bima mengatakan Jawa Tengah masih tetap menjadi "kandang  merah" atau PDIP pada Pemilu Anggota Legislatif  dan Pemilu Presiden 2019.
 
"Saya yakin untuk PDIP di Jateng masih menjadi kandang merah karena membangun citra (branding) partai rakyat sejati atau wong cilik itu, yang tidak bisa dipakai ciri khas partai lainnya," kata Aria Bima, di Solo, Minggu. 

Aria Bima yang kini mencalonkan untuk keempat kali sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 itu, menjelaskan Jateng tetap menjadi basis, distribusi, dan kualitas kader PDIP yang relatif lebih merata. 

"Sejelek-jeleknya seorang Aria Bima, di Dapil Jateng 5 calon anggota DPR RI, ada dukungan yang relatif permanen. Hal ini juga sama dengan tokoh lain seperti, Wali Kota Surakarta, Hadi Rudyatmo, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, Bupati Boyolali, Seno Samodro, juga sama mempunyai pola dukungan permanen," kata Aria Bima. 

 Menurut Aria Bima, dukungan permanen tersebut nantinya akan diaplikasi dengan berbagai kegiatan pada saat dalam bentuk-bentuk kampanye. 

Kepuasan publik terhadap kinerja Peeaiden Jokowi,di Jateng di atas rata-rata nasional sekitar 71 hingga 72 persen. Jateng bisa mencapai sekitar 75 hingga 76 persen.
 
"Kekuatan itu diketahui oleh pasangan Pak Prabowo-Sandiaga kemudian responsnya begitu atraktif untuk memindahkan posko pemenangan di wilayah Jateng" katanya. 
 

Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2024