Cara yang bisa dilakukan bila Jadi korban pelecehan seksual
Kamis, 29 November 2018 16:47 WIB
Unggahan video dari pasien yang dilecehkan oleh perawat di akun Instagram @thelovewidya yang diunggah pada Rabu (24/1/2018) (Instagram/@thelovewidya)
Jakarta (Antaranews Jateng) - Perempuan kadang tak semuanya berani melawan secara langsung pelaku yang melecehkannya secara seksual. Bila begitu, sebenarnya ada yang bisa dilakukan agar tak terus menjadi korban.
Rika Rosvianti dari perEMPUan dalam bincang media di Jakarta, Kamis mengatakan cara pertama adalah segera meninggalkan tempat kejadian dan bergeraklah ke tempat ramai.
"Segera tinggalkan tempat kejadian lalu cari keramaian. Kalau di tempat ramai, pelaku cenderung sedikit-sedikit menyingkir," tutur dia.
Maklumi Anda menghadapi shock sehingga jangan menyalahkan diri bila menjadi korban. Siapa saja bisa menjadi korban pelecehan seksual, sekalipun dia aktivis perempuan.
Setelah berada di tempat ramai, cobalah menenangkan diri dan menghubungi orang yang dipercaya, entah itu teman, pasangan atau keluarga.
Menurut Rika, salah satu kunci dalam penanganan pelecehan seksual adalah bercerita pada orang yang dipercaya untuk mengurangi trauma sekaligus memperingatkan orang lain bahwa ada pelaku pelecehan di sekitar mereka.
"Orang jadi bisa tahu itu pelakunya sehingga berhati-hati. Bantu diri sendiri dulu karena terkadang orang lain tak memahami situasi sehingga malah menyalahkan korban," tutur Rika.
Dalam kesempatan itu. Anindya Restuviani dari Hollaback Jakarta mengingatkan untuk menjaga keamanan diri dan setidaknya tunjukan rasa tak suka menjadi korban walau lelah mendera.
"Ingat keamanan diri. Kalau lelah merespon, setidaknya kita perlihatkan kalau kita enggak suka (dilecehkan). Kalau enggak bisa langsung melawan ya cerita. Setidaknya lakukan sesuatu," kata dia.
Rika menambahkan, sekedar pura-pura merekam pelaku juga bisa menjadi cara ampuh agar dia berhenti melecehkan Anda. (Editor : Subagyo).
Rika Rosvianti dari perEMPUan dalam bincang media di Jakarta, Kamis mengatakan cara pertama adalah segera meninggalkan tempat kejadian dan bergeraklah ke tempat ramai.
"Segera tinggalkan tempat kejadian lalu cari keramaian. Kalau di tempat ramai, pelaku cenderung sedikit-sedikit menyingkir," tutur dia.
Maklumi Anda menghadapi shock sehingga jangan menyalahkan diri bila menjadi korban. Siapa saja bisa menjadi korban pelecehan seksual, sekalipun dia aktivis perempuan.
Setelah berada di tempat ramai, cobalah menenangkan diri dan menghubungi orang yang dipercaya, entah itu teman, pasangan atau keluarga.
Menurut Rika, salah satu kunci dalam penanganan pelecehan seksual adalah bercerita pada orang yang dipercaya untuk mengurangi trauma sekaligus memperingatkan orang lain bahwa ada pelaku pelecehan di sekitar mereka.
"Orang jadi bisa tahu itu pelakunya sehingga berhati-hati. Bantu diri sendiri dulu karena terkadang orang lain tak memahami situasi sehingga malah menyalahkan korban," tutur Rika.
Dalam kesempatan itu. Anindya Restuviani dari Hollaback Jakarta mengingatkan untuk menjaga keamanan diri dan setidaknya tunjukan rasa tak suka menjadi korban walau lelah mendera.
"Ingat keamanan diri. Kalau lelah merespon, setidaknya kita perlihatkan kalau kita enggak suka (dilecehkan). Kalau enggak bisa langsung melawan ya cerita. Setidaknya lakukan sesuatu," kata dia.
Rika menambahkan, sekedar pura-pura merekam pelaku juga bisa menjadi cara ampuh agar dia berhenti melecehkan Anda. (Editor : Subagyo).
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dirut ANTARA dorong peran kantor berita sebagai rujukan cek fakta yang akurat dan terpercaya
13 February 2026 8:10 WIB
LLDIKTI VI dorong pendidikan tinggi Jawa Tengah yang adaptif dan berdampak
11 February 2026 16:47 WIB
KPK tanggapi terjadinya negara suap negara pada kasus yang melibatkan hakim PN Depok
10 February 2026 9:00 WIB
Satlantas Polresta Pati tindak 117 pengendara yang berknalpot tidak sesuai spesifikasi
08 February 2026 19:13 WIB
Dinkes Kudus mencatat hanya tersisa dua siswa SMA Negeri 2 yang masih rawat inap
03 February 2026 11:30 WIB
Terpopuler - Seni dan Budaya
Lihat Juga
Balefest 2025 Suarasa Balekambang siap hibur masyarakat pada pergantian tahun
08 December 2025 19:39 WIB
Kaligrafi China dan Arab berpadu dalam pameran Tiongkok-Indonesia di Banyumas
25 November 2025 14:41 WIB