Solo (Antaranews Jateng) - PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo menargetkan peningkatan kinerja pada tahun 2018 mulai dari frekuensi penerbangan diikuti oleh pertumbuhan jumlah penumpang.

"Saat ini jumlah penumpang yang melalui Bandara Adi Soemarmo terus meningkat, jika pada tahun 2016 jumlah penumpang di kisaran 3.600/hari, saat ini jumlahnya meningkat menjadi sekitar 8.200/hari," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Surakarta Abdullah Usman di Solo, Senin.

Ia mengatakan jumlah penumpang diharapkan terus meningkat seiring dengan penambahan infrastruktur salah satunya kereta api bandara yang mulai beroperasi bulan Desember tahun ini.

"Dengan adanya kereta api bandara diharapkan jumlah penumpang yang melalui bandara kami bisa mencapai 22.000/hari," katanya.

Abdullah mengatakan PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo juga telah diperintahkan Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan jumlah frekuensi penerbangan.

Menurut dia, jika saat ini ada 66 frekuensi penerbangan/hari, ke depan diharapkan bisa mencapai 200 frekuensi/hari.

"Kami optimistis target ini bisa dipenuhi. Dengan adanya KA bandara maka kami juga bisa menarik penumpang bukan hanya dari Solo dan sekitarnya tetapi juga dari Jogja," katanya.

Ia mengatakan beberapa maskapai penerbangan juga akan menambah rute dari Solo pada tahun ini, di antaranya Citilink akan menambah enam rute ke beberapa daerah seperti Jakarta, Bali, Balikpapan, dan beberapa wilayah di Indonesia Timur.

"Selain itu, Lion Air juga akan menambah rute ke Solo-Tasikmalaya. Kami tidak tahu pertimbangan dibukanya rute ini tetapi kami menyambut baik," katanya.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Surakarta Bandoe Widiarto berharap penambahan frekuensi penerbangan ini diikuti oleh kesiapan sektor lain untuk menerima kedatangan tamu dari luar kota.

"Frekuensi kan akan terus tambah, frekensi penerbangan akan menjadi dua kali lipat. Dengan meningkatnya kinerja bandara, kita siap atau tidak dengan komoditas lain, di antaranya untuk tarif hotel dan makanan. Ini harus dipastikan," katanya.