
PT GMM komitmen fasilitasi penyerapan tebu petani Blora

Blora (ANTARA) - PT Gendhis Multi Manis (GMM) menegaskan komitmennya untuk memastikan penyerapan tebu petani di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tetap berjalan pada musim giling 2026 meskipun pabrik gula tersebut belum dapat beroperasi.
"PT GMM memang belum dapat melaksanakan giling tahun 2026. Namun Bulog dan PT GMM berkomitmen memfasilitasi penyerapan tebu petani melalui skema pengalihan ke pabrik gula lain dengan harga yang wajar," kata Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT GMM Sri Emilia melalui rilis yang diterima Antara, Rabu.
Ia mengatakan solusi yang ditempuh melalui skema pengalihan penyerapan tebu ke pabrik gula lain yang masih beroperasi dengan harga yang wajar.
Sebagai bentuk transparansi kepada para petani, manajemen PT GMM menyampaikan bahwa secara teknis kondisi pabrik saat ini memang belum memungkinkan untuk melaksanakan proses giling tahun ini.
Perum Bulog selaku pemegang saham mayoritas PT GMM telah mengajukan hasil kajian terkait kebutuhan perbaikan mesin pabrik untuk mendapatkan persetujuan lebih lanjut dari pemerintah sebagai regulator.
Meski demikian, Bulog bersama PT GMM menyiapkan langkah alternatif agar hasil panen tebu petani tetap terserap.
Ia menjelaskan mekanisme pelaksanaan skema tersebut akan dibahas lebih lanjut melalui Forum Temu Kemitraan (FTK) yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.
PT GMM memastikan forum tersebut tidak hanya menjadi ruang komunikasi antara perusahaan dan petani, tetapi juga menghasilkan langkah operasional yang jelas dan dapat segera diimplementasikan di lapangan.
Dengan langkah tersebut, PT GMM berharap situasi yang saat ini sudah kondusif dapat terus terjaga serta memastikan kepentingan petani tetap menjadi prioritas dalam setiap kebijakan yang diambil.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
