Bupati Batang Mendadak Kumpulkan Kepala OPD Jalani Tes Urine
Kamis, 19 Oktober 2017 7:01 WIB
Ilustrasi - Tes urine. (antaranews.com)
Batang, ANTARA JATENG - Bupati Batang, Jawa Tengah, Wihaji mendadak mengumpulkan para kepala organisasi perangkat daerah melakukan tes urine di aula kantor bupati setempat, Rabu.
"Kami memang tidak memberitahukan dahulu kepada para kepala OPD untuk tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang, karena sifatnya rahasia," katanya di Batang, Jawa Tengah, Rabu.
Menurut dia, tes urine ini sebagai langkah untuk memastikan apakah ada OPD yang mengonsumsi narkoba atau tidak.
"OPD adalah sebagai pelayanan masyarakat atau abdi negara sehingga mereka harus terbebas dari pengaruh narkoba," katanya.
Kepala BNN Kabupaten Batang, Teguh Budi Santosa mengatakan bahwa sesuai komitmen kerja sama dengan pemkab, BNN akan terus melakukan kegiatan tes urine pada seluruh aparatur sipil negara (ASN) maupun calon pegawai negeri sipill (PNS).
BNN, kata dia, akan merahasikan waktu, tempat, dan kapan akan melaksanakan tes urine pada OPD sebagai upaya mencegah peradaran narkoba di daerah setempat.
"Kami berharap kebijakan bupati yang mengharuskan ASN atau OPD harus terbebas dari narkoba akan menjadi `shock therapy` yang akan menjadi benteng agar abdi negara bebas dari pengaruh narkoba," katanya.
Tes urine yang dilakukan secara mendadak tersebut sempat mengagetkan para OPD yang satu persatu digiring masuk toilet untuk diambil sampel urinenya.
"Kami memang tidak memberitahukan dahulu kepada para kepala OPD untuk tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang, karena sifatnya rahasia," katanya di Batang, Jawa Tengah, Rabu.
Menurut dia, tes urine ini sebagai langkah untuk memastikan apakah ada OPD yang mengonsumsi narkoba atau tidak.
"OPD adalah sebagai pelayanan masyarakat atau abdi negara sehingga mereka harus terbebas dari pengaruh narkoba," katanya.
Kepala BNN Kabupaten Batang, Teguh Budi Santosa mengatakan bahwa sesuai komitmen kerja sama dengan pemkab, BNN akan terus melakukan kegiatan tes urine pada seluruh aparatur sipil negara (ASN) maupun calon pegawai negeri sipill (PNS).
BNN, kata dia, akan merahasikan waktu, tempat, dan kapan akan melaksanakan tes urine pada OPD sebagai upaya mencegah peradaran narkoba di daerah setempat.
"Kami berharap kebijakan bupati yang mengharuskan ASN atau OPD harus terbebas dari narkoba akan menjadi `shock therapy` yang akan menjadi benteng agar abdi negara bebas dari pengaruh narkoba," katanya.
Tes urine yang dilakukan secara mendadak tersebut sempat mengagetkan para OPD yang satu persatu digiring masuk toilet untuk diambil sampel urinenya.
Pewarta : Kutnadi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Batang: Anggaran BTT untuk penanganan bencana Rp11 miliar belum perlu digunakan
23 January 2026 21:18 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Polda Jateng ungkap komplotan pengoplos elpiji subsidi beromset miliaran rupiah
23 January 2026 18:45 WIB
KPK membawa dua koper dan satu dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati Sudewo
22 January 2026 16:31 WIB
Korlantas Polri kolaborasi dengan Senkom Mitra Polri bangun keselamatan berlalu lintas
21 January 2026 22:07 WIB