621 Pendaftar Lolos Masuk SBMPTN Untidar
Selasa, 13 Juni 2017 21:09 WIB
Rektor Untidar, Cahyo Yusuf. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Heru Suyitno)
Magelang, ANTARA JATENG - Calon mahasiswa Universitas Tidar Magelang yang diterima melalui seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2017 sebanyak 621 orang atau kurang dari 10 persen total pendaftar 6.914 orang, kata Rektor Untidar, Cahyo Yusuf.
"Meskipun peminatnya sangat banyak, kami hanya menerima kurang dari 10 persen, karena berbagai pertimbangan seperti kapasitas gedung, ruang, dan rasio dosen-mahasiswa," katanya di Magelang, Selasa.
Selain itu, katanya dengan status perguruan tinggi negeri baru maka pihaknya ingin menata Untidar sebaik mungkin sehingga tidak menerima calon mahasiswa sebanyak-banyaknya tetapi sesuai dengan kapasitas Untidar, termasuk rasionya.
"Dengan sistem seperti ini tentu PTS di sekitar Untidar tidak menyusut peminatnya dari tahun ke tahun dan itu saya pantau PTS-PTS di Magelang tidak terpengaruh dengan adanya Untidar dengan status PTN," katanya.
Menurut dia pendaftar SBMPTN terjauh dari Papua dan Aceh, jadi tiap tahun boleh dikatakan pihaknya sudah mencakup nasional,dari berbagai provinsi mulai dari Aceh sampai dengan Papua.
"Memang peminat Untidar tidak fokus pada Kedu, tidak fokus pada Jateng meskipun masih mendominasi, tetapi kami menerima dari berbagai provinsi itulah menjadikan PTS di sekitar untidar tidak sangat berpengaruh dengan status PTN baru.
Ia berharap ke depan pihaknya bisa mengembangkan secara nasional sehingga tidak mengganggu PTS yang berada di Magelang khususnya.
Ia menuturkan Untidar juga menyelenggarakan seleksi mandiri, pendaftaran pada 13-20 Juni 2017.
"Kami taat asas, untuk SNMPTN menerima 35 persen, SBMPTN 35 persen, dan Mandiri maksimal 30 persen, kemudian yang seleksi Mandiri diperbolehkan maksimal 30 persen," katanya.
"Meskipun peminatnya sangat banyak, kami hanya menerima kurang dari 10 persen, karena berbagai pertimbangan seperti kapasitas gedung, ruang, dan rasio dosen-mahasiswa," katanya di Magelang, Selasa.
Selain itu, katanya dengan status perguruan tinggi negeri baru maka pihaknya ingin menata Untidar sebaik mungkin sehingga tidak menerima calon mahasiswa sebanyak-banyaknya tetapi sesuai dengan kapasitas Untidar, termasuk rasionya.
"Dengan sistem seperti ini tentu PTS di sekitar Untidar tidak menyusut peminatnya dari tahun ke tahun dan itu saya pantau PTS-PTS di Magelang tidak terpengaruh dengan adanya Untidar dengan status PTN," katanya.
Menurut dia pendaftar SBMPTN terjauh dari Papua dan Aceh, jadi tiap tahun boleh dikatakan pihaknya sudah mencakup nasional,dari berbagai provinsi mulai dari Aceh sampai dengan Papua.
"Memang peminat Untidar tidak fokus pada Kedu, tidak fokus pada Jateng meskipun masih mendominasi, tetapi kami menerima dari berbagai provinsi itulah menjadikan PTS di sekitar untidar tidak sangat berpengaruh dengan status PTN baru.
Ia berharap ke depan pihaknya bisa mengembangkan secara nasional sehingga tidak mengganggu PTS yang berada di Magelang khususnya.
Ia menuturkan Untidar juga menyelenggarakan seleksi mandiri, pendaftaran pada 13-20 Juni 2017.
"Kami taat asas, untuk SNMPTN menerima 35 persen, SBMPTN 35 persen, dan Mandiri maksimal 30 persen, kemudian yang seleksi Mandiri diperbolehkan maksimal 30 persen," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pjs wali kota sebut bursa kerja konvensional masih dibutuhkan pencaker
13 November 2024 20:16 WIB, 2024
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Forum akademik FEB UMS bahas pembangunan ekonomi, kesejahteraan, dan kualitas pekerjaan di era global
12 February 2026 19:40 WIB
SMA Baitul Quran Subang kunjungi UIN Walisongo, kagumi konsep Unity of Science
12 February 2026 16:15 WIB
UMS kembangkan konten jurnalistik karosel edukatif berakar pada identitas nusantara
12 February 2026 14:52 WIB
UMS siap akselerasi transformasi perguruan tinggi berdampak berkelanjutan
11 February 2026 18:15 WIB
LLDIKTI VI dorong pendidikan tinggi Jawa Tengah yang adaptif dan berdampak
11 February 2026 16:47 WIB