Jalur Temanggung Siap Dilalui Pemudik
Jumat, 9 Juni 2017 20:47 WIB
Kapolres Temanggung, AKBP Maesa Soegriwo (tengah) meninjau pelebaran jalan di Pringsurat saat melakukan survei jalur mudik Lebaran 2017. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Heru Suyitno)
Temanggung, ANTARA JATENG - Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Temanggung yang merupakan jalur tengah di Provinsi Jawa Tengah siap dilalui kendaraan arus mudik maupun balik Lebaran 2017, kata Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo.
"Berdasarkan hasil survei jalur hari ini, tinggal jalur lingkar Maron-Walitelon yang kondisinya banyak lubang dan pihak DPU akan segera menambalnya," katanya di Temanggung, Jumat.
Selain itu, pengecoran jalan Parakan-Ngadirejo ada sebagaian yang belum selesai, yakni di daerah Manden untuk sisi barat sepanjang 100 meter.
Namun, pejabat pembuat komitmen proyek tersebut telah menyampaikan bahwa dalam 3 hingga 4 hari ke depan sudah dilakukan pengecoran sehingga pada H-10 sudah bisa dilalui.
Menyinggung proyek pelebaran jalan Suwandi-Suwardi Temanggung yang juga belum selesai, dia menuturkan bahwa penghentian sementara pembangunan proyek tersebut. Namun, hal ini tidak ada masalah karena jalur tersebut bisa dilalui kendaraan.
"Kesiapan jalur sekarang sekitar 90 persen. Namun, kami optimistis pada H-10 Lebaran semua jalur sudah bisa dilalui kendaraan," katanya.
Guna membantu kelancaran arus lalu lintas, pihaknya akan mendirikan pos pelayanan dan pos pengamanan di beberapa titik, yakni pos pelayanan di Pringsurat merupakan pos utama untuk pelayanan karena jalur ini merupakan jalur utama, baik mau ke Semarang, Yogyakarta, maupun jalan tembus ke Temanggung.
Tiga pos pengamanan, lanjut dia, didirikan di Pasar Kliwon Temanggung, Pasar Ngadirejo, dan Pasar Parakan.
Selain itu, ada tiga subpospam, yakni di Kledung, Muntung, dan Sariayam. Pos pengamanan didirikan di sekitar pasar karena di kawsan tersebut ada toko mas dan perbankan.
"Berdasarkan hasil survei jalur hari ini, tinggal jalur lingkar Maron-Walitelon yang kondisinya banyak lubang dan pihak DPU akan segera menambalnya," katanya di Temanggung, Jumat.
Selain itu, pengecoran jalan Parakan-Ngadirejo ada sebagaian yang belum selesai, yakni di daerah Manden untuk sisi barat sepanjang 100 meter.
Namun, pejabat pembuat komitmen proyek tersebut telah menyampaikan bahwa dalam 3 hingga 4 hari ke depan sudah dilakukan pengecoran sehingga pada H-10 sudah bisa dilalui.
Menyinggung proyek pelebaran jalan Suwandi-Suwardi Temanggung yang juga belum selesai, dia menuturkan bahwa penghentian sementara pembangunan proyek tersebut. Namun, hal ini tidak ada masalah karena jalur tersebut bisa dilalui kendaraan.
"Kesiapan jalur sekarang sekitar 90 persen. Namun, kami optimistis pada H-10 Lebaran semua jalur sudah bisa dilalui kendaraan," katanya.
Guna membantu kelancaran arus lalu lintas, pihaknya akan mendirikan pos pelayanan dan pos pengamanan di beberapa titik, yakni pos pelayanan di Pringsurat merupakan pos utama untuk pelayanan karena jalur ini merupakan jalur utama, baik mau ke Semarang, Yogyakarta, maupun jalan tembus ke Temanggung.
Tiga pos pengamanan, lanjut dia, didirikan di Pasar Kliwon Temanggung, Pasar Ngadirejo, dan Pasar Parakan.
Selain itu, ada tiga subpospam, yakni di Kledung, Muntung, dan Sariayam. Pos pengamanan didirikan di sekitar pasar karena di kawsan tersebut ada toko mas dan perbankan.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UIN Walisongo Semarang hadir di Edufair MAN Temanggung, sosialisasikan keunggulan dan jalur masuk
13 February 2026 8:35 WIB
DPUPR Kabupaten Temanggung lakukan perbaikan ruas jalan Kandangan-Dakaran
18 November 2025 16:10 WIB
Maju di jalur perseorangan, ini syarat dukungan di Kabupaten Temanggung
19 April 2024 15:55 WIB, 2024
Temanggung sedia Rp4 miliar untuk perbaikan jalan termasuk jalur mudik
26 March 2024 17:14 WIB, 2024
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Peradi SAI Semarang diharapkan bantu pemda selenggarakan bantuan hukum gratis
06 June 2026 20:55 WIB