Gurihnya Ayam Goreng Bu Bengat Gringsing
Kamis, 30 Maret 2017 14:57 WIB
Seorang pembeli menikmati ayam goreng RM Bu Bengat, Gringsing, Kabupaten Batang, Jateng. (Foto: ANTARAJATENG.COM/AZM)
Ayam memang menu populer sekaligus banyak digemari. Oleh karena itu begitu banyak rumah makan menyajikan menu unggas ini. Salah satu cara memasak yang populer ya dengan digoreng.
Meski sama-sama digoreng, soal kelezatan rasa bisa beda jauh antara rumah makan satu dengan lainnya. Ini tentu berkaitan dengan jenis, usia ayam, cara memasak, dan bumbu yang digunakan setiap koki.
Setiap daerah biasanya ada satu-dua rumah makan dengan menu favorit ayam goreng. Bila Anda melintas di jalur pantai utara Jawa Tengah, ada rumah makan ayam goreng yang layak disinggahi. Itulah RM Ayam Goreng Bu Bengat Grinsing, Kabupaten Batang.
Pemilik rumah makan ini yang mengawali usahanya dari warung dengan bangunan kayu sederhana puluhan tahun lalu itu, sejak beberapa tahun lalu sudah merehabnya menjadi dua lantai. Selain lebih lapang, bersih, dan nyaman, fasilitas penunjangnya juga komplet termasuk musala.
Kendati demikian, soal rasa, ayam goreng Bu Bengat ini tidak berubah. Bahan baku tetap menggunakan ayam kampung muda sehingga empuk dan gurih. Begitu pula sayur beningnya. Tetap diolah tanpa guyuran kaldu ayam sehingga lebih enteng, namun tetap segar.
Soal harga, pengelola memang membidik sebanyak mungkin orang untuk bisa menyantap di rumah makan ini tanpa khawatir menguras isi dompet. Cukup siapkan Rp30.000, Anda sudah bisa kenyang setelah menyantap sepotong ayam goreng beserta nasi dan minuman.
Meski sama-sama digoreng, soal kelezatan rasa bisa beda jauh antara rumah makan satu dengan lainnya. Ini tentu berkaitan dengan jenis, usia ayam, cara memasak, dan bumbu yang digunakan setiap koki.
Setiap daerah biasanya ada satu-dua rumah makan dengan menu favorit ayam goreng. Bila Anda melintas di jalur pantai utara Jawa Tengah, ada rumah makan ayam goreng yang layak disinggahi. Itulah RM Ayam Goreng Bu Bengat Grinsing, Kabupaten Batang.
Pemilik rumah makan ini yang mengawali usahanya dari warung dengan bangunan kayu sederhana puluhan tahun lalu itu, sejak beberapa tahun lalu sudah merehabnya menjadi dua lantai. Selain lebih lapang, bersih, dan nyaman, fasilitas penunjangnya juga komplet termasuk musala.
Kendati demikian, soal rasa, ayam goreng Bu Bengat ini tidak berubah. Bahan baku tetap menggunakan ayam kampung muda sehingga empuk dan gurih. Begitu pula sayur beningnya. Tetap diolah tanpa guyuran kaldu ayam sehingga lebih enteng, namun tetap segar.
Soal harga, pengelola memang membidik sebanyak mungkin orang untuk bisa menyantap di rumah makan ini tanpa khawatir menguras isi dompet. Cukup siapkan Rp30.000, Anda sudah bisa kenyang setelah menyantap sepotong ayam goreng beserta nasi dan minuman.
Pewarta : AZM
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog Banyumas mulai distribusikan minyak goreng Minyakita jelang Ramadhan
29 January 2026 11:51 WIB
Bulog jamin ketersediaan stok beras dan minyak goreng di Banyumas selama Nataru
24 December 2025 18:44 WIB
Jaksa : "Iuran kebersamaan" pegawai Bapenda Kota Semarang ikut biayai lomba Nasi Goreng
22 April 2025 8:35 WIB