Polisi Amankan Pelaku Teror yang bawa Bom Rakitan di Kantor BRI Samarinda
Senin, 13 Februari 2017 16:49 WIB
Samarinda, ANTARA JATENG - Petugas dari Polresta Samarinda, Kalimantan
Timur, mengamankan seorang pelaku teror yang membawa bom rakitan di
Kantor Bank BRI Cabang Pembantu Suryanata.
Pria yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun berinisial A tersebut, ditangkap setelah sempat bergumul dengan warga dan satpam Bank BRI, Senin pagi sekitar pukul 11.00 Wita.
Tim Gegana bersama tim Jihandak Brimob Polda Kaltim yang datang ke lokasi sekitar pukul 12.00 Wita, langsung melakukan sterilisasi kemudian mengevakuasi benda diduga bom tersebut.
Dari informasi yang dihimpun ANTARA, mula-mula pria yang membawa tas ransel dicurigai sebagai perampok.
"Warga menyerbu bank karena mendengar teriakan seorang ibu ketika melihat pelaku masuk ke dalam bank sambil membawa tas ransel," ujar Budiman, warga Jalan Suryanata Samarinda.
Mendengar teriakan tersebut, satpam Bank BRI Cabang Pembantu Suryanata langsung mencegat pelaku dan menanyakan apa keperluannya.
"Saya sempat tanya apa keperluannya kemudian dia menyerahkan secarik kertas yang berisi permintaan uang Rp50 juta dan mengancam jika tidak diberi akan meledakkan bank tersebut. Pelaku juga sempat menyatakan ia membawa bom," kata satpam Bank BRI Cabang Pembantu Suryanata, Bayu Andi Saputra.
Mendengar ucapan tersebut, Bayu Andi Saputra mencoba meringkus pelaku, namun mendapatkan perlawanan sehingga sempat terjadi pergumulan sampai di luar kantor bank itu.
Warga yang sudah berkumpul di depan bank mencoba membantu menangkap pelaku hingga menyebabkan isi tas ransel berisi bom rakitan tersebut terlempar.
Pelaku akhirnya berhasil diringkus kemudian diserahkan ke Polsekta Samarinda Ulu.
Sementara benda diduga bom yang sempat terlempar ke luar dari tas pelaku dibiarkan tergeletak di depan bank, selanjutnya sekitar pukul 12. 00 Wita tim Gegana dan Jihandak langsung melakukan sterilisasi.
Kapolresta Samarinda Komisaris Besar Polisi Eriadi, membenarkan teror bom di Kantor Bank BRI Cabang Pembantu Jalan Suryanata tersebut.
"Pelaku berhasil ditangkap setelah sempat terjadi pergumulan dengan satpam dibantu warga dan personel kepolisian. Pelaku saat ini sudah diamankan di Polsekta Samarinda Ulu," kata Eriadi.
Kapolresta memastikan, teror bom tersebut tidak terkait jaringan teroris.
Namun, Eriadi menyatakan benda yang dibawa pelaku merupakan rangkaian bom yang terdiri, kabel, baterai dan aluminium foil.
"Kasus ini tidak terkait terorisme. Pelaku yang merupakan warga Tenggarong, Kutai Kartanegara itu melakukan teror secara pribadi. Motifnya masalah ekonomi yakni, pelaku terlilit utang kemudian meminta uang Rp50 juta ke bank dengan mengancam menggunakan bom rakitan," jelasnya.
"Benda yang dibawa pelaku adalah bom rakitan yang berisi rangkaian kabel, baterai dan aluminium foil. Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengaku bisa merangkai bom karena belajar dari YouTube. Bom rakitan tersebut saat ini masih diselidiki oleh tim Jihandak Brimob," terang Eriadi.
Kasus teror bom tersebut tambah Eriadi, masih terus di dalami.
Pria yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun berinisial A tersebut, ditangkap setelah sempat bergumul dengan warga dan satpam Bank BRI, Senin pagi sekitar pukul 11.00 Wita.
Tim Gegana bersama tim Jihandak Brimob Polda Kaltim yang datang ke lokasi sekitar pukul 12.00 Wita, langsung melakukan sterilisasi kemudian mengevakuasi benda diduga bom tersebut.
Dari informasi yang dihimpun ANTARA, mula-mula pria yang membawa tas ransel dicurigai sebagai perampok.
"Warga menyerbu bank karena mendengar teriakan seorang ibu ketika melihat pelaku masuk ke dalam bank sambil membawa tas ransel," ujar Budiman, warga Jalan Suryanata Samarinda.
Mendengar teriakan tersebut, satpam Bank BRI Cabang Pembantu Suryanata langsung mencegat pelaku dan menanyakan apa keperluannya.
"Saya sempat tanya apa keperluannya kemudian dia menyerahkan secarik kertas yang berisi permintaan uang Rp50 juta dan mengancam jika tidak diberi akan meledakkan bank tersebut. Pelaku juga sempat menyatakan ia membawa bom," kata satpam Bank BRI Cabang Pembantu Suryanata, Bayu Andi Saputra.
Mendengar ucapan tersebut, Bayu Andi Saputra mencoba meringkus pelaku, namun mendapatkan perlawanan sehingga sempat terjadi pergumulan sampai di luar kantor bank itu.
Warga yang sudah berkumpul di depan bank mencoba membantu menangkap pelaku hingga menyebabkan isi tas ransel berisi bom rakitan tersebut terlempar.
Pelaku akhirnya berhasil diringkus kemudian diserahkan ke Polsekta Samarinda Ulu.
Sementara benda diduga bom yang sempat terlempar ke luar dari tas pelaku dibiarkan tergeletak di depan bank, selanjutnya sekitar pukul 12. 00 Wita tim Gegana dan Jihandak langsung melakukan sterilisasi.
Kapolresta Samarinda Komisaris Besar Polisi Eriadi, membenarkan teror bom di Kantor Bank BRI Cabang Pembantu Jalan Suryanata tersebut.
"Pelaku berhasil ditangkap setelah sempat terjadi pergumulan dengan satpam dibantu warga dan personel kepolisian. Pelaku saat ini sudah diamankan di Polsekta Samarinda Ulu," kata Eriadi.
Kapolresta memastikan, teror bom tersebut tidak terkait jaringan teroris.
Namun, Eriadi menyatakan benda yang dibawa pelaku merupakan rangkaian bom yang terdiri, kabel, baterai dan aluminium foil.
"Kasus ini tidak terkait terorisme. Pelaku yang merupakan warga Tenggarong, Kutai Kartanegara itu melakukan teror secara pribadi. Motifnya masalah ekonomi yakni, pelaku terlilit utang kemudian meminta uang Rp50 juta ke bank dengan mengancam menggunakan bom rakitan," jelasnya.
"Benda yang dibawa pelaku adalah bom rakitan yang berisi rangkaian kabel, baterai dan aluminium foil. Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengaku bisa merangkai bom karena belajar dari YouTube. Bom rakitan tersebut saat ini masih diselidiki oleh tim Jihandak Brimob," terang Eriadi.
Kasus teror bom tersebut tambah Eriadi, masih terus di dalami.
Pewarta : Amirullah
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Pemalang amankan empat pencuri kelompok Cirebon-Surakarta dan Semarang
27 January 2026 18:58 WIB
Pekalongan terdampak banjir, PLN gerak cepat amankan listrik dan salurkan bantuan bagi pengungsi
22 January 2026 13:34 WIB
Polisi terjunkan puluhan personel amankan aksi unjuk rasa pedagang Pasar Bitingan
07 January 2026 14:05 WIB
Tim gabungan berhasil amankan 451 bungkus rokok ilegal tanpa cukai Jepara
18 December 2025 20:16 WIB
Polda Jateng sita ribuan tas dan sandal bermerek Eiger palsu di Surakarta
11 November 2025 16:15 WIB
PLN Jateng-DIY gerak cepat amankan kelistrikan di sejumlah lokasi banjir Semarang
31 October 2025 11:56 WIB
Terpopuler - NASIONAL
Lihat Juga
Dirut ANTARA dorong peran kantor berita sebagai rujukan cek fakta yang akurat dan terpercaya
13 February 2026 8:10 WIB
LKBN ANTARA paparkan peran strategis dan kontribusi lembaga untuk pemulihan bencana
12 February 2026 18:57 WIB
Danantara ambil alih seluruh kendali dan kewenangan proyek PLTSa Samarinda
12 February 2026 10:04 WIB
KPK tegaskan penetapan Yaqut sebagai tersangka kasus kuota haji sudah sesuai prosedur
11 February 2026 15:50 WIB
Presiden Prabowo terima lima pengusaha nasional, perkuat Indonesia Incorporated
11 February 2026 9:04 WIB