Pati (ANTARA) - Polreta Pati bersama tim gabungan yang melakukan pengamanan sidang paripurna penyampaian hasil hak angket DPRD Pati, Jawa Tengah, berlangsung kondusif dan lancar, serta empat orang pengunjuk rasa diamankan karena membawa benda diduga berbahaya.
"Ribuan personel TNI–Polri dan unsur pengamanan lainnya disiagakan sejak Jumat (31/10) siang hingga malam untuk memastikan agenda politik daerah berjalan aman. Hasilnya, pengamanan dari siang sampai malam hari berlangsung kondusif. Tidak ada kejadian menonjol," kata Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi di Pati, Jumat.
Ia mengungkapkan seluruh titik pengamanan berjalan sesuai rencana operasi.
Meski demikian, kata dia, ada dinamika kecil di lapangan karena massa dari dua arah sempat melakukan blokade di jalur lingkar luar Widorokandang dengan mematikan kendaraan di badan jalan.
Aksi tersebut memicu kemacetan sekitar 15 menit. Namun, petugas bergerak cepat menormalkan situasi. Kendaraan yang sempat dimatikan di tengah jalan berhasil diselesaikan agar tidak mengganggu arus lalu lintas lebih lama.
Demi menjaga ketertiban, aparat mengamankan empat orang yang diduga berpotensi memicu gangguan karena informasi dari tim lapangan mereka membawa benda yang dinilai berbahaya.
Barang bukti yang disita meliputi ketapel dan petasan rakitan, sebagai bagian dari prosedur hukum.
"Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung. Nanti kami sampaikan secara terang benderang setelah pemeriksaan oleh tim penegakan hukum, ujarnya.
Kapolresta Pati turut mengapresiasi ketertiban publik karena masyarakat ikut menjaga keamanan.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi menjaga stabilitas di tengah dinamika politik daerah.

