Negara-Negara Teluk Kutuk Assad Atas Kekerasan di Aleppo
Jumat, 16 Desember 2016 6:50 WIB
Presiden Suriah Bashar al-Assad. (REUTERS/SANA/Handout via Reuters )
Jakarta, Antara Jateng - Negara-negara Arab Teluk mengutuk cara pemerintah Suriah menangani gencatan senjata dan evakuasi di Aleppo dan menyeru pemerintah Presiden Bashar al-Assad untuk melindungi penduduk yang hendak mengungsi dan keluar dari kota yang diamuk perang itu.
Sebuah pertemuan darurat Liga Arab yang diadakan atas permintaan Qatar telah membahas situasi di Aleppo di mana evakuasi bagian timur kota Aleppo yang dikuasai pemberontah ditembaki para petempur yang loyak kepada pemerintah Suriah.
"Rezim Suriah dan sekutu-sekutunya tidak hanya menghancurkan kota demi kota, namun mereka juga terus menerus membunuh secara brutal saudara-saudari Suriah kita tanpa bimbingan agama atau etika kemanusiaan," kata delegasi Arab Saudi Ahmed Kattan dalam pertempuan di Kairo itu.
Evakuasi kantong pemberontak di Aleppo itu akan mengakhiri perang bertahun-tahun di kota itu dan sekaligus menandai kemenangan besar Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Senin pekan depan para menteri luar negeri Liga Arab bertemu untuk membahas situasi lebih dalam lagi, demikian Reuters.
Sebuah pertemuan darurat Liga Arab yang diadakan atas permintaan Qatar telah membahas situasi di Aleppo di mana evakuasi bagian timur kota Aleppo yang dikuasai pemberontah ditembaki para petempur yang loyak kepada pemerintah Suriah.
"Rezim Suriah dan sekutu-sekutunya tidak hanya menghancurkan kota demi kota, namun mereka juga terus menerus membunuh secara brutal saudara-saudari Suriah kita tanpa bimbingan agama atau etika kemanusiaan," kata delegasi Arab Saudi Ahmed Kattan dalam pertempuan di Kairo itu.
Evakuasi kantong pemberontak di Aleppo itu akan mengakhiri perang bertahun-tahun di kota itu dan sekaligus menandai kemenangan besar Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Senin pekan depan para menteri luar negeri Liga Arab bertemu untuk membahas situasi lebih dalam lagi, demikian Reuters.
Pewarta : Antaranews
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
Prancis: Keputusan Donald Trump "Risiko Serius" bagi Tatanan Perdagangan Global
01 February 2017 6:29 WIB, 2017