Pasangan Budhi Sarwono-Syamsudin Daftar Pilkada Banjarnegara
Rabu, 21 September 2016 14:47 WIB
Bakal calon bupati Budhi Sarwono (baju kotak-kotak) melambaikan tangannya dari atas "stoom walls" saat hendak mendaftar di KPU Banjarnegara, Rabu (21/9). (Foto: Sumarwoto/ANTARAJATENG.COM)
Banjarnegara, Antara Jateng - Pasangan Budhi Sarwono-Syamsudin (Bissa) secara resmi mendaftar sebagai bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banjarnegara 2017.
Pasangan yang diusung koalisi Partai Golongan Karya, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Demokrat itu mendatangi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu siang, dengan menumpang "stoom walls".
Bahkan sebelum sampai di Sekretariat KPU Banjarnegara, pasangan "Bissa" bersama tim partai pengusung dan massa pendukung melakukan aksi menambal jalan berlubang di ruas Jalan Selamanik, Banjarnegara.
Kedatangan pasangan yang berlatar belakang pengusaha dan birokrat itu diterima langsung oleh ketua dan anggota KPU Banjarnegara.
Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara Gugus Risdaryanto mengatakan Budhi Sarwono-Syamsudin merupakan pasangan pertama yang mendaftarkan diri sebagai bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati.
"Kami sudah memeriksa berkas pasangan tersebut. Untuk sementara hasil pemeriksaan berkas yang diserahkan memenuhi syarat," katanya.
Sementara itu, bakal calon bupati Budhi Sarwono mengatakan kedatangannya ke Sekretariat KPU Banjarnegara dengan menggunakan alat berat tersebut sebagai salah satu aksi nyata dari visi misinya, yakni pembangunan infrastruktur dan pendidikan.
"Aksi sebelum mendaftar KPU ini sebagai aksi nyata dari pasangan 'Bissa'. Kami mencoba menambal jalan yang rusak," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan terima kasih dan mohon doa restu serta dukungan agar dapat mengemban amanah dan membangun Banjarnegara lebih baik.
Budhi Sarwono merupakan Ketua Umum Asosiasi Aspal Beton Indonesia Provinsi Jawa Tengah dan pemilik PT Bumirejo, Banjarnegara, yang bergerak di bidang konstruksi, sedangkan Syamsudin merupakan mantan Sekretaris Daerah Banjarnegara.
Pasangan yang diusung koalisi Partai Golongan Karya, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Demokrat itu mendatangi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu siang, dengan menumpang "stoom walls".
Bahkan sebelum sampai di Sekretariat KPU Banjarnegara, pasangan "Bissa" bersama tim partai pengusung dan massa pendukung melakukan aksi menambal jalan berlubang di ruas Jalan Selamanik, Banjarnegara.
Kedatangan pasangan yang berlatar belakang pengusaha dan birokrat itu diterima langsung oleh ketua dan anggota KPU Banjarnegara.
Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara Gugus Risdaryanto mengatakan Budhi Sarwono-Syamsudin merupakan pasangan pertama yang mendaftarkan diri sebagai bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati.
"Kami sudah memeriksa berkas pasangan tersebut. Untuk sementara hasil pemeriksaan berkas yang diserahkan memenuhi syarat," katanya.
Sementara itu, bakal calon bupati Budhi Sarwono mengatakan kedatangannya ke Sekretariat KPU Banjarnegara dengan menggunakan alat berat tersebut sebagai salah satu aksi nyata dari visi misinya, yakni pembangunan infrastruktur dan pendidikan.
"Aksi sebelum mendaftar KPU ini sebagai aksi nyata dari pasangan 'Bissa'. Kami mencoba menambal jalan yang rusak," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan terima kasih dan mohon doa restu serta dukungan agar dapat mengemban amanah dan membangun Banjarnegara lebih baik.
Budhi Sarwono merupakan Ketua Umum Asosiasi Aspal Beton Indonesia Provinsi Jawa Tengah dan pemilik PT Bumirejo, Banjarnegara, yang bergerak di bidang konstruksi, sedangkan Syamsudin merupakan mantan Sekretaris Daerah Banjarnegara.
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK panggil 10 saksi terkait kasus pencucian uang Bupati Banjarnegara nonaktif
06 June 2022 20:21 WIB, 2022
Sukarelawan Bupati nonaktif Banjarnegara saat pilkada ikut dapat jatah proyek
25 March 2022 16:28 WIB, 2022
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Presiden tegaskan penyelamatan keuangan bukti nyata negara kembalikan hak rakyat
13 May 2026 19:21 WIB