Talang Air Irigasi Wonolelo Ambrol Jalur Wonosobo-Purworejo Macet
Minggu, 12 Juni 2016 15:36 WIB
Ilustrasi- (ANTARAFOTO/Basri Marzuki)
Wonosobo, Antara Jateng - Talang air irigasi Sibungkang di atas jalan raya Kepil-Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, ambrol mengakibatkan arus lalu lintas di jalur tersebut sempat macet total hingga berjam-jam.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Sumarno di Wonosobo, Minggu mengatakan, kejadian tersebut akibat saluran irigasi di Desa Wonolelo, Kecamatan Kepil itu sudah lapuk.
"Saluran irigasi sepanjang 30 meter berada di ketinggian 15 meter di atas jalan ini sudah sangat tua dan belum pernah diperbaiki," katanya.
Ia menuturkan setelah mendapat laporan, pihaknya langsung meluncur ke lokasi dan bersama warga, personal TNI/Polri dan relawan penanggulangan bencana mengevakuasi reruntuhan yang menutupi jalan.
Ia menuturkan arus lalu lintas Wonosobo-Purworejo yang sempat macet total selama beberapa jam, kemudian dialihkan melalui Gadingrejo.
Dikatakan, proses evakuasi yang melibatkan beberapa alat berat dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Wonosobo berjalan lancar. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.
"Sekitar pukul 12.00 WIB pembersihan jalan berlangsung dan kini jalan sudah bisa dilalui kendaraan, meskipun harus ekstra hati-hati karena air dari saluran irigasi masih tumpah dan mengguyur jalan," katanya.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Sumarno di Wonosobo, Minggu mengatakan, kejadian tersebut akibat saluran irigasi di Desa Wonolelo, Kecamatan Kepil itu sudah lapuk.
"Saluran irigasi sepanjang 30 meter berada di ketinggian 15 meter di atas jalan ini sudah sangat tua dan belum pernah diperbaiki," katanya.
Ia menuturkan setelah mendapat laporan, pihaknya langsung meluncur ke lokasi dan bersama warga, personal TNI/Polri dan relawan penanggulangan bencana mengevakuasi reruntuhan yang menutupi jalan.
Ia menuturkan arus lalu lintas Wonosobo-Purworejo yang sempat macet total selama beberapa jam, kemudian dialihkan melalui Gadingrejo.
Dikatakan, proses evakuasi yang melibatkan beberapa alat berat dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Wonosobo berjalan lancar. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.
"Sekitar pukul 12.00 WIB pembersihan jalan berlangsung dan kini jalan sudah bisa dilalui kendaraan, meskipun harus ekstra hati-hati karena air dari saluran irigasi masih tumpah dan mengguyur jalan," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden: Kasus penyiraman air keras ke aktivis harus diusut hingga ke dalangnya
20 March 2026 9:50 WIB
Pemerintah apresiasi gerak cepat Polri identifikasi penyiram air keras ke Andrie
18 March 2026 20:28 WIB
AirAsia X buka rute Kuala Lumpur-London via Bahrain, harga promosi Rp1,27 juta
12 February 2026 7:55 WIB
Terpopuler - Insiden
Lihat Juga
Basarnas: Nelayan hilang terseret ombak di Pantai Suwuk ditemukan meninggal dunia
25 March 2026 12:53 WIB