MyRepublic Luncurkan Plug-and-Play WAN Service
Jumat, 15 April 2016 11:14 WIB
Jakarta, Antara Jateng - Penyedia layanan Internet MyRepublic meluncurkan
MySDN Cloud VPN, self-provisioning plug-and-play WAN service pertama di
Indonesia.
"MySDN Cloud VPN mempermudah pengguna untuk memperluas bisnis tanpa hambatan," kata CEO MyRepublic Malcolm Rodrigues di Jakarta, Kamis.
Layanan ini dapat menghubungkan jaringan dari kantor pusat ke kantor cabang secara lebih sederhana dan hemat biaya.
MySDN mengklaim dapat secara efektif mem-virtualisasikan infrastruktur jaringan lewat perangkat lunak untuk mengatur berbagai jaringan di banyak perangkat serta sistem operasi yang terkoneksi.
Hal ini juga mengurangi biaya, waktu dan tenaga yang diperlukan dalam menghubungkan kantor pusat dengan cabang-cabang.
Yang dibutuhkan hanyalah koneksi Internet, baik itu fiber, copper atau mobile broadband untuk melakukan setting dan menghubungkan lokasi baru.
Setelah mengonfigurasi jaringan pusat, bawa perangkat MySDN NSG ke kantor cabang, setelah dicolok ke Internet kantor cabang dapat langsung terhubung dengan kantor pusat.
Kantor pusat memegang kontrol ke semua cabang. Perubahan dari kantor pusat dapat langsung diterapkan di kantor-kantor cabang secara instan dan mudah tanpa harus melibatkan pakar-pakar IT.
Group Head of Enterprise Product MyRepublic Regional Chong Powmin mengemukakan contoh efisiensi produk tersebut.
Dia mengatakan butuh waktu berbulan-bulan untuk mengaktifkan site baru dengan layanan konvensional seperti MPLS atau IPLC.
"Dengan ini, mengaktifkan site baru bisa dilakukan dalam beberapa hari," katanya.
Selain itu, MyRepublic juga menjamin layanan tidak akan rentan karena provisioning dan pengaturan engine dikontrol penuh oleh mereka.
Selain itu, MySDN Cloud VPN juga mendukung IP Security juga fitur dual WAN port uplink pada masing-masing perangkat untuk menambah redudansi.
Layanan ini tersedia juga di Singapura dan Selandia Baru. MyRepublic juga menggandeng ACA Pacific Technology untuk layanan purna jual.
Head of Marketing & Communication MyRepublic Winnie Sularto menjelaskan MyRepublic yang baru berdiri di Indonesia sejak 2015 membawa layanan internet cepat dengan harga terjangkau.
Saat ini MyRepublic telah hadir di 11 kota di Indonesia dan ke depannya mereka akan mengembangkan hingga ke target="_blank"> kota lain.
"MySDN Cloud VPN mempermudah pengguna untuk memperluas bisnis tanpa hambatan," kata CEO MyRepublic Malcolm Rodrigues di Jakarta, Kamis.
Layanan ini dapat menghubungkan jaringan dari kantor pusat ke kantor cabang secara lebih sederhana dan hemat biaya.
MySDN mengklaim dapat secara efektif mem-virtualisasikan infrastruktur jaringan lewat perangkat lunak untuk mengatur berbagai jaringan di banyak perangkat serta sistem operasi yang terkoneksi.
Hal ini juga mengurangi biaya, waktu dan tenaga yang diperlukan dalam menghubungkan kantor pusat dengan cabang-cabang.
Yang dibutuhkan hanyalah koneksi Internet, baik itu fiber, copper atau mobile broadband untuk melakukan setting dan menghubungkan lokasi baru.
Setelah mengonfigurasi jaringan pusat, bawa perangkat MySDN NSG ke kantor cabang, setelah dicolok ke Internet kantor cabang dapat langsung terhubung dengan kantor pusat.
Kantor pusat memegang kontrol ke semua cabang. Perubahan dari kantor pusat dapat langsung diterapkan di kantor-kantor cabang secara instan dan mudah tanpa harus melibatkan pakar-pakar IT.
Group Head of Enterprise Product MyRepublic Regional Chong Powmin mengemukakan contoh efisiensi produk tersebut.
Dia mengatakan butuh waktu berbulan-bulan untuk mengaktifkan site baru dengan layanan konvensional seperti MPLS atau IPLC.
"Dengan ini, mengaktifkan site baru bisa dilakukan dalam beberapa hari," katanya.
Selain itu, MyRepublic juga menjamin layanan tidak akan rentan karena provisioning dan pengaturan engine dikontrol penuh oleh mereka.
Selain itu, MySDN Cloud VPN juga mendukung IP Security juga fitur dual WAN port uplink pada masing-masing perangkat untuk menambah redudansi.
Layanan ini tersedia juga di Singapura dan Selandia Baru. MyRepublic juga menggandeng ACA Pacific Technology untuk layanan purna jual.
Head of Marketing & Communication MyRepublic Winnie Sularto menjelaskan MyRepublic yang baru berdiri di Indonesia sejak 2015 membawa layanan internet cepat dengan harga terjangkau.
Saat ini MyRepublic telah hadir di 11 kota di Indonesia dan ke depannya mereka akan mengembangkan hingga ke target="_blank"> kota lain.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BEM Berdampak UMS luncurkan program Sewu Santun pada program pengabdian masyarakat
26 December 2025 11:38 WIB
Polres Batang luncurkan layanan berbasis teknologi sambut libur Natal Tahun Baru
16 December 2025 10:22 WIB
UMS luncurkan prototipe sains berbasis warga di Rusunawa Surakarta melalui Kampung Peduli TBC
14 December 2025 13:12 WIB
GoTo luncurkan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi mitra berkinerja terbaik
12 December 2025 17:38 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB