Jembatan Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk Putus
Minggu, 24 Januari 2016 12:56 WIB
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sahlan Kurniawan)
"Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Tabanan dan Buleleng terkait pengalihan arus ini. Dari arah Denpasar untuk menuju Gilimanuk diarahkan lewat Tabanan tembus Buleleng baru Gilimanuk, demikian juga sebaliknya," kata KBO Lalu Lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana Inspektur Dua Nyoman Yasa, sesaat setelah jembatan di wilayah Desa Dangin Tukadaya tersebut putus.
Untuk kendaraan kecil seperti mobil pribadi dan sepeda motor, menurutnya, bisa melewati jalanan dan jembatan di desa yang diberi petunjuk arah dan dijaga petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan Informasi Pemkab Jembrana.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 21.00 WITA, jembatan ini amblas di bagian tengahnya sesaat setelah beberapa kendaraan melintas.
"Saat amblas, ada mobil patroli polisi yang kebetulan melintas dan merasakan guncangan cukup keras. Langsung saja, arus kendaraan dihentikan," ujar Yasa.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jembrana Gusti Putu Mertadana, saat ditemui di lokasi, Minggu, mengaku pihaknya tidak bisa memberikan keterangan terkait perbaikan jembatan yang putus tersebut, karena menjadi wewenang Balai Sungai Penida.
Di lokasi, tampak tiga orang petugas Balai Sungai Penida memotret jembatan tersebut dari berbagai sisi, termasuk dari bagian bawah.
Jembatan ini putus diduga karena tiang penyangga bagian tengah amblas, setelah tergerus air sungai yang sedang banjir.
Menurut beberapa warga, bagian tengah jembatan tersebut merupakan bagian dari bangunan lama, yang disambung dengan kontruksi saat dilakukan pelebaran.
"Kalau sisi jembatan hasil pelebaran kan tidak sampai ambruk. Mungkin karena bangunan baru," kata salah seorang warga setempat.
Jalan raya ini merupakan satu-satunya akses terdekat dari Denpasar menuju Gilimanuk, sehingga saat jembatan putus, kendaraan besar seperti bus dan truk harus memutar lewat Kabupaten Buleleng, dengan jarak tempuh yang lebih jauh.
Untuk kendaraan kecil seperti mobil pribadi dan sepeda motor, menurutnya, bisa melewati jalanan dan jembatan di desa yang diberi petunjuk arah dan dijaga petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan Informasi Pemkab Jembrana.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 21.00 WITA, jembatan ini amblas di bagian tengahnya sesaat setelah beberapa kendaraan melintas.
"Saat amblas, ada mobil patroli polisi yang kebetulan melintas dan merasakan guncangan cukup keras. Langsung saja, arus kendaraan dihentikan," ujar Yasa.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jembrana Gusti Putu Mertadana, saat ditemui di lokasi, Minggu, mengaku pihaknya tidak bisa memberikan keterangan terkait perbaikan jembatan yang putus tersebut, karena menjadi wewenang Balai Sungai Penida.
Di lokasi, tampak tiga orang petugas Balai Sungai Penida memotret jembatan tersebut dari berbagai sisi, termasuk dari bagian bawah.
Jembatan ini putus diduga karena tiang penyangga bagian tengah amblas, setelah tergerus air sungai yang sedang banjir.
Menurut beberapa warga, bagian tengah jembatan tersebut merupakan bagian dari bangunan lama, yang disambung dengan kontruksi saat dilakukan pelebaran.
"Kalau sisi jembatan hasil pelebaran kan tidak sampai ambruk. Mungkin karena bangunan baru," kata salah seorang warga setempat.
Jalan raya ini merupakan satu-satunya akses terdekat dari Denpasar menuju Gilimanuk, sehingga saat jembatan putus, kendaraan besar seperti bus dan truk harus memutar lewat Kabupaten Buleleng, dengan jarak tempuh yang lebih jauh.
Pewarta : Antaranews
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD Jateng bahas Raperda Penyelenggaraan Standarisasi Jalan dan Garis Sempadan
07 April 2026 15:31 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Kak Seto Minta Dinsos Awasi Panti agar tidak Terjadi Tindak Kekerasan
31 January 2017 15:39 WIB, 2017
Ketinggian Air Bengawan Solo di Lamongan Siaga I , Daerah Hilir diminta Waspada
31 January 2017 11:31 WIB, 2017
Khofifah Bangga Lahir dari "Rahim" NU Dibesarkan dalam Tradisi Organisasi Islam
31 January 2017 11:22 WIB, 2017
Menlu: 24 Jenazah Korban Kapal sudah Ditemukan, Delapan Siap Dipulangkan
27 January 2017 18:48 WIB, 2017
Menlu Pastikan Endah Cakrawati menjadi Korban Pesawat Jatuh di Australia
27 January 2017 17:38 WIB, 2017