Kepala Samapta Bhayangkara Polresta Pekalongan, AKP Guritno di Pekalongan, Minggu, mengatakan bahwa pelatihan SAR penanggulangan bencana tersebut bertujuan melatih kemampuan para anggota dan masyarakat pada pengamanan dan penyelamatan saat terjadi bencana.

"Latihan mencari dan menolong (SAR) ini melibatkan puluhan anggota polisi dan pemuda 'Jogo Samodro' Pantaisari Kecamatan Pekalongan Utara. Latihan ini sudah kami mulai Sabtu (21/11)," katanya.

Menurut dia, pelatihan SAR penaggulangan bencana ini untuk meningkatkan kemampuan anggota dan masyarakat agar lebih baik dalam menanggulangi korban bencana alam.

Anggota polisi dan masyarakat, kata dia, juga dilatih kemampuannya dalam menguasai berbagai peralatan SAR, seperti perahu karet, perahu kano, tripod, serta peralatan selam.

Ia mengatakan untuk memberikan rasa aman pada masyarakat, polres melalui satuan polisi air (sat polair) sudah menyiapkan enam personil untuk melaksanakan piket pelayan SAR selama 24 jam.

"Anggota akan siaga 24 jam untuk menjaga kesiapan kemungkinan terjadi bencana agar masyarakat merasa aman," katanya.