Siswa SMP 10 Kota Magelang Ciptakan Mural
Senin, 24 Agustus 2015 17:03 WIB
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito (dua dari kanan) didampingi sejumlah siswa menyaksikan karya mural di dinding SMP Negeri 10 Kota Magelang, Senin (24/8). (Anggit Pamungkas/dokumen Humas Pemkot Magelang).
Magelang (ANTARA) - Para siswa SMP Negeri 10 Kota Magelang, Jawa Tengah, mendapat pelajaran menciptakan karya seni mural atau lukisan dinding dengan memanfaatkan tembok sekolah setempat.
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito di Magelang, Senin, memberikan apresiasi terhadap kebijakan sekolah itu yang mengajarkan seni mural karena bisa mengantisipasi aksi vandalisme di tempat umum.
"Upaya tersebut bisa mengantisipasi aksi corat-coret liar atau vandalisme yang kerap dilakukan di tempat umum," katanya saat meninjau karya seni mural siswa tersebut.
Ia mengatakan karya mural memberi inspirasi kepada banyak orang untuk tidak melakukan aksi vandalisme.
"Seni mural bisa menginspirasi semua orang untuk tidak melakukan corat-coret di sembarang tempat. Apalagi coretan itu, sering menampilkan tulisan atau gambar yang kurang sopan," kata Sigit.
Ia mengatakan vandalisme mengganggu keindahan kota, akan tetapi sebenarnya aksi tersebut bisa diantisipasi dengan upaya edukasi dan sosialisasi dampak buruk vandalisme bagi pemandangan kota.
Ia menyatakan dukungan terhadap semua sekolah untuk melakukan upaya pembelajaran seni mural secara berkelanjutan kepada siswa, agar mereka makin menyadari pentingnya menjaga keindahan dan kebersihan kota.
"Kami akan kaji, agar ruang kosong di sejumlah sudut kota bisa dimanfaatkan untuk tempat berkreasi seni mural," katanya.
Guru seni rupa SMP Negeri 10 Kota Magelang M Farhan mengaku senang jika pemerintah kota setempat benar-benar menfasilitasi para pecinta seni mural untuk berkreasi.
Selama ini, pihaknya memberikan tugas ujian praktik siswa kelas III untuk membuat karya seni mural di dinding sekitar sekolah.
"Kami latih seni mural agar mereka bisa lebih terarah menyalurkan hobinya," ujarnya.
Ia mengharapkan pemkot menyelengarakan lomba mural antarpelajar karena bermanfaat melatih bakat para pecinta mural dan mengurangi aksi vandalisme di Kota Magelang.
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito di Magelang, Senin, memberikan apresiasi terhadap kebijakan sekolah itu yang mengajarkan seni mural karena bisa mengantisipasi aksi vandalisme di tempat umum.
"Upaya tersebut bisa mengantisipasi aksi corat-coret liar atau vandalisme yang kerap dilakukan di tempat umum," katanya saat meninjau karya seni mural siswa tersebut.
Ia mengatakan karya mural memberi inspirasi kepada banyak orang untuk tidak melakukan aksi vandalisme.
"Seni mural bisa menginspirasi semua orang untuk tidak melakukan corat-coret di sembarang tempat. Apalagi coretan itu, sering menampilkan tulisan atau gambar yang kurang sopan," kata Sigit.
Ia mengatakan vandalisme mengganggu keindahan kota, akan tetapi sebenarnya aksi tersebut bisa diantisipasi dengan upaya edukasi dan sosialisasi dampak buruk vandalisme bagi pemandangan kota.
Ia menyatakan dukungan terhadap semua sekolah untuk melakukan upaya pembelajaran seni mural secara berkelanjutan kepada siswa, agar mereka makin menyadari pentingnya menjaga keindahan dan kebersihan kota.
"Kami akan kaji, agar ruang kosong di sejumlah sudut kota bisa dimanfaatkan untuk tempat berkreasi seni mural," katanya.
Guru seni rupa SMP Negeri 10 Kota Magelang M Farhan mengaku senang jika pemerintah kota setempat benar-benar menfasilitasi para pecinta seni mural untuk berkreasi.
Selama ini, pihaknya memberikan tugas ujian praktik siswa kelas III untuk membuat karya seni mural di dinding sekitar sekolah.
"Kami latih seni mural agar mereka bisa lebih terarah menyalurkan hobinya," ujarnya.
Ia mengharapkan pemkot menyelengarakan lomba mural antarpelajar karena bermanfaat melatih bakat para pecinta mural dan mengurangi aksi vandalisme di Kota Magelang.
Pewarta : M Hari Atmoko
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SMP Muhammadiyah PK Kottabarat perkuat sinergi raih prestasi lewat seminar parenting dan halal bihalal
13 April 2026 16:51 WIB
Pemkab Batang berupaya mewujudkan TKA jujur dan menyenangkan bagi siswa SD/SMP
10 April 2026 16:50 WIB
Dindik pastikan kesiapan pelaksanaan TKA SMP dan SD di Banyumas telah matang
03 April 2026 16:14 WIB
SMP Muhammadiyah PK Kottabarat borong tujuh medali di OlympicAD VIII Nasional Makassar
17 February 2026 10:58 WIB
Disdikpora Kudus minta siswa SD-SMP ikuti tes kompetensi akademik Kemendikdasmen
04 February 2026 19:39 WIB
Para siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat belajar hidup di desa lewat kegiatan live in
03 February 2026 17:26 WIB
Terpopuler - Seni dan Budaya
Lihat Juga
"Nyadran Bhumi Phala", bentuk wujud syukur dan komitmen merawat alam Temanggung
02 May 2026 22:55 WIB
Festival Kota Lama Semarang dan Festival Cheng Ho masuk Karisma Event Nusantara 2026
29 April 2026 8:29 WIB