BATAN Ubah Kulit Udang Jadi Pupuk
Sabtu, 7 Februari 2015 16:12 WIB
ilustrasi Pekerja mengemas pupuk yang akan dijual ke petani di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
"Kulit udang adalah bahan alam yang dapat diproses menjadi Oligochitosan dengan mengiradiasi bahan tersebut, menggunakan radiasi gamma sehingga menghasilkan produk yang bermanfaat di bidang pertanian, antara lain sebagai bahan promotor dan pupuk," kata Kepala Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) BATAN, Hendig Winarno, di Jakarta, Jumat.
Oligochitosan bermanfaat untuk dapat meningkatkan daya tumbuh tanaman, mencegah dan mengurangi penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur, bakteri dan virus, meningkatkan imunitas tanaman dari penyakit, dan meningkatkan produktivitas tanaman.
Tanaman cabe yang diberi Oligochitosan dapat terhindar dari penyakit virus kuning, antaknosa (patek) dan layu fusarium, juga meningkatkan frekuensi panen, mempersingkat usia panen, dan akhirnya meningkatkan produksi sampai dua kali lipat.
"Hasil temuan tersebut sudah digunakan di Kabupaten Kerinci, Jambi, pada tanaman cabe dan terbukti dapat meningkatkan produktivitas hingga dua kali lipat."
Aplikasi lain radiasi gamma dan berkas elektron adalah untuk sintesis "Super Woter Obsorbent Hydrogel" (SWA) yang digunakan dalam bidang pertanian lahan berpasir atau lahan kering dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air, mempertahankan keseimbangan kelembaban tanah, mengurangi jumlah penyiraman, dan meningkatkan produktivitas tanaman.
"Pemakaian SWA sudah digunakan pada tanaman bawang merah pada lahan berpasir di dekat pantai Samas Bantul, Yogyakarta, yang dapat mengurangi frekuensi penyiraman dari dua kali setiap harinya menjadi satu kali per tiga hari. Selain itu, pemakaian SWA juga dapat meningkatkan performa dari tanaman," papar dia.
Oligochitosan bermanfaat untuk dapat meningkatkan daya tumbuh tanaman, mencegah dan mengurangi penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur, bakteri dan virus, meningkatkan imunitas tanaman dari penyakit, dan meningkatkan produktivitas tanaman.
Tanaman cabe yang diberi Oligochitosan dapat terhindar dari penyakit virus kuning, antaknosa (patek) dan layu fusarium, juga meningkatkan frekuensi panen, mempersingkat usia panen, dan akhirnya meningkatkan produksi sampai dua kali lipat.
"Hasil temuan tersebut sudah digunakan di Kabupaten Kerinci, Jambi, pada tanaman cabe dan terbukti dapat meningkatkan produktivitas hingga dua kali lipat."
Aplikasi lain radiasi gamma dan berkas elektron adalah untuk sintesis "Super Woter Obsorbent Hydrogel" (SWA) yang digunakan dalam bidang pertanian lahan berpasir atau lahan kering dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air, mempertahankan keseimbangan kelembaban tanah, mengurangi jumlah penyiraman, dan meningkatkan produktivitas tanaman.
"Pemakaian SWA sudah digunakan pada tanaman bawang merah pada lahan berpasir di dekat pantai Samas Bantul, Yogyakarta, yang dapat mengurangi frekuensi penyiraman dari dua kali setiap harinya menjadi satu kali per tiga hari. Selain itu, pemakaian SWA juga dapat meningkatkan performa dari tanaman," papar dia.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua DPRD Jateng ajak masyarakat ubah pola pikir untuk tingkatkan kesejahteraan
05 March 2026 11:42 WIB
FK UMS gelar diskusi penyakit kusta ajak masyarakat ubah stigma menuju empati
27 January 2026 9:50 WIB
Berkat pemberdayaan BRI, Batik Malessa ubah kain perca hingga fashion premium
14 December 2025 11:08 WIB
Inovasi Tim UMS ubah sisa pangan jadi pelet ikan untuk kurangi sampah organik
22 September 2025 16:45 WIB
Kemenimipas bersama PLN kolaborasi ubah limbah jadi produk bernilai tinggi
09 September 2025 21:05 WIB
Volume sampah tinggi, Kota Semarang bangun teknologi ubah sampah jadi energi listrik
11 August 2025 17:27 WIB
Terpopuler - Sains dan Rekayasa
Lihat Juga
Pangeran asal Brunei Darussalam temui Ahmad Luthfi, jajaki investasi energi terbarukan di Jateng
06 February 2026 7:55 WIB
Peneliti ungkap spesies baru Nepenthes dari Kalbar, terpantau awal via medsos
24 January 2026 14:38 WIB
Mahasiswa SV Undip olah limbah jelantah dengan ekstrak kemangi jadi biocleaner
11 November 2025 8:32 WIB
Tahun depan Pemkot Semarang siapkan bus listrik koridor Mangkang - Penggaron
06 November 2025 21:32 WIB