Volume sampah tinggi, Kota Semarang bangun teknologi ubah sampah jadi energi listrik

  • Senin, 11 Agustus 2025 17:27 WIB

Foto udara lahan kosong tambahan untuk sampah (kanan) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Mijen, Semarang, Jawa Tengah, Senin (11/8/2025). Pemkot Semarang menargetkan pembangunan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di TPA Jatibarang pada akhir 2025 dan selesai pada 2027 sebagai upaya mereduksi sampah secara optimal mengingat volume sampah Kota Semarang mencapai 800-1.200 ton per hari. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.

Pengendara sepeda motor melintas saat alat berat meratakan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Mijen, Semarang, Jawa Tengah, Senin (11/8/2025). Pemkot Semarang menargetkan pembangunan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di TPA Jatibarang pada akhir 2025 dan selesai pada 2027 sebagai upaya mereduksi sampah secara optimal mengingat volume sampah Kota Semarang mencapai 800-1.200 ton per hari. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.

Pemulung memilah sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Mijen, Semarang, Jawa Tengah, Senin (11/8/2025). Pemkot Semarang menargetkan pembangunan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di TPA Jatibarang pada akhir 2025 dan selesai pada 2027 sebagai upaya mereduksi sampah secara optimal mengingat volume sampah Kota Semarang mencapai 800-1.200 ton per hari. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.

Foto Lainnya