Petani Semarang manfaatkan PLTS off-grid untuk tingkatkan hasil selada hidroponik

  • Rabu, 3 Desember 2025 13:42 WIB

Petani memeriksa kondisi sayur selada hidroponik di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terpasang di kebun Bertani Agro Farm, Mijen, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (3/12/2025). Tim Politeknik Negeri Semarang (Polines) bersama Bertani Agro Farm menerapkan dan mengembangkan pemanfaatan energi terbarukan menggunakan PLTS off-grid berkapasitas 410 Watt Peak (WP) yang dilengkapi lensa fresnel dan solar tracker untuk meningkatkan kemandirian energi pada pertanian hidroponik di lahan 1.500 meter persegi tersebut sehingga produksi makin efisien dan ramah lingkungan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.

Petani memeriksa kondisi sayur selada hidroponik di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terpasang di kebun Bertani Agro Farm, Mijen, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (3/12/2025). Tim Politeknik Negeri Semarang (Polines) bersama Bertani Agro Farm menerapkan dan mengembangkan pemanfaatan energi terbarukan menggunakan PLTS off-grid berkapasitas 410 Watt Peak (WP) yang dilengkapi lensa fresnel dan solar tracker untuk meningkatkan kemandirian energi pada pertanian hidroponik di lahan 1.500 meter persegi tersebut sehingga produksi makin efisien dan ramah lingkungan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.

Petani membawa bibit sayur selada di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terpasang di kebun Bertani Agro Farm, Mijen, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (3/12/2025). Tim Politeknik Negeri Semarang (Polines) bersama Bertani Agro Farm menerapkan dan mengembangkan pemanfaatan energi terbarukan menggunakan PLTS off-grid berkapasitas 410 Watt Peak (WP) yang dilengkapi lensa fresnel dan solar tracker untuk meningkatkan kemandirian energi pada pertanian hidroponik di lahan 1.500 meter persegi tersebut sehingga produksi makin efisien dan ramah lingkungan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.

Foto Lainnya