
Calhaj Jateng Wafat Capai 19 Orang

Berdasarkan data yang diterima melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Embarkasi Surakarta di Asrama Donohudan, Boyolali, Rabu, hingga pukul 09.00 WIB, menyebutkan bahwa jamaah yang wafat di Tanah Suci bertambah dua orang sehingga menjadi 19 orang.
Dua jamaah Jateng yang wafat tersebut yakni Ismail (55) warga Banjarnegara Karangkedawung RT 05/01 Sokaraja Kabupaten Banyumas dan Titan Hikmat Hikayat (47) warga Gedangan RT 02/06 Tuntang Kabupaten Semarang.
Ismail yang tergabung kloter 31 tersebut dilaporkan wafat di Mina Arab Saudi, Minggu (13/10) pada pukul 09.10 WAS karena menderita sakit gangguan jantung. Jenazahnya dimakamkan di tempat pemakaman umum Syarayi.
Titan Hikmat Hikayat tergabung kloter 46 asal Kabupaten Semarang wafat di Arafah, Senin (14/10) pukul 13.15 WAS karena sakit gangguan jantung. Jenazahnya dimakamkan di Syarayi.
Kepala Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surakarta Badrussalam mengatakan bahwa jumlah jamaah Jateng yang wafat di Tanah Suci, hingga Rabu ini, sebayak 19 orang ditambah meninggal di Tanah Air saat keberangkatan. Sehingga, totalnya 20 orang.
Menurut dia, jumlah jamaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo di Boyolali tahun ini, totalnya sebanyak 26.457 orang.
"Jumlah sebanyak itu, dikurangi 19 jamaah yang wafat di Tanah Suci, kini menjadi 26.438 orang," katanya.
Jamaah calon haji asal jateng hingga saat ini, sedang menjalankan kegiatan melempar jamarot (jumrah) di Mina hari yang kedua, setelah itu mereka menuju ke Mekah menjalankan ritual rukun ifada kemudian baru tawaf wada'.
Badrussalam mengatakan rombongan jamaah haji kloter pertama Jateng dijadwalkan tiba di Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, Senin (21/10) sekitar pukul 04.00 WIB.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
