
Bulog Siap Tampung Kedelai Petani

"HPP kedelai belum ada sehingga untuk penyerapan juga belum bisa dilakukan karena dikhawatirkan harga beli justru merugikan petani maupun Bulog," kata Kepala Bulog Divre Jateng Witono di Semarang, Jumat.
Witono mengaku terkait dengan tempat penampungan tidak ada masalah karena Divre Bulog Jateng memiliki gudang yang memadai untuk menampung beras dan kedelai.
"Kami juga telah mendata koperasi tahu tempe (Kopti) se-Jawa Tengah dan tingkat kebutuhan keledai," katanya.
Di Jawa Tengah terdapat 35 Kopti yang akan menjadi kepanjangan tangan dari Bulog untuk menyentuh kepada para perajin tahu dan tempe.
Selain kesiapan tempat penampungan dan data kebutuhan kedelai, Divre Bulog Jateng juga telah memetakan daerah yang menjadi penghasil kedelai di Jateng.
"Jateng cukup banyak daerah sebagai penghasil kedelai di antaranya Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora, dan Kabupaten Demak," katanya.
Penugasan Bulog menangani pengamanan harga dan penyaluran kedelai juga didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2003 tentang Pendirian Perusahaan Umum Bulog
Pewarta: Nur Istibsaroh
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
