
Polisi Karanganyar Selidiki Kebekaran Pabrik Plastik

Kepala Kepolisian Sektor Colomadu AKP Sodikun di lokasi kejadian mengatakan petugas Polres Karanganyar mengumpulkan data dari korban yang juga pemilik gudang plastik itu, yakni Siswo Hadi (61), terkait dengan penyelidikan atas kejadian tersebut.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, saat gudang masih dalam keadaan kosong karena pemiliknya tinggal di Jalan R.M. Sahid Nomor 256, Banjarsari, Solo.
Perkiraan kerugian korban sekitar Rp500 juta karena satu truk dan 50 ton bahan plastik untuk membuat rafia ludes terbakar.
Ia mengatakan korban mengetahui kejadian itu setelah seorang warga di dekat gudang tersebut menghubunginya.
Saat korban tiba di lokasi, katanya, gudang sudah terbakar. Saat kebakaran juga terdengar tiga kali ledakan yang diperkirakan dari truk di dalam gudang tersebut.
Pada waktu yang hampir bersama, kebakaran juga terjadi di Kampung Suronalan RT 04 RW VI Pajang, Laweyan, Solo. Peristiwa itu menghabiskan dua rumah, masing-masing milik Ny Tukir (56) dan Pakuan (65). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Seorang anggota keluarga korban, Susanto (40), mengatakan kebakaran saat dirinya di dalam rumah. Asap tebal terlihat dari belakang rumah miliknya yang tak jauh dari tumpukan sampah.
Api dengan cepat membesar dan menyambar tumpukan spon dan dua bangunan rumah dari bambu milik korban.
Perkiraan kerugian para korban mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala Polsek Laweyan Kompol Yuswanto Ardi mengatakan petugas masih melakukan penyelidikan atas kebakaran yang meludeskan dua rumah milik Tukir dan Pakuan yang masih satu keluarga itu.
"Kami masih melakukan penyelidikan, tim identifikasi Polresta Surakarta diturunkan untuk mengetahui penyebab kebakaran," katanya.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
