Logo Header Antaranews Jateng

PSIS Jalani Laga Penting Lawan Pesikabo

Selasa, 11 Juni 2013 16:41 WIB
Image Print
PSIS Semarang

Manajer Tim PSIS Setyo Agung Ugroho di Semarang, Selasa, mengatakan pertandingan melawan Persikabo menjadi kunci bagi timnya untuk menjadi juara grup sampai berakhirnya babak penyisihan musim ini.

"Kalau menang lawan Persikabo maka peluang untuk menjadi juara Grup II tetap terjaga karena setelah itu kita masih menjalani sekali pertandingan lagi melawan tuan rumah PSCS Cilacap," katanya.

Saat ini tim Mahesa Jenar menempati peringkat pertama klasemen sementara Grup II dengan nilai 31 yaitu dari 14 kali main, sembilan kali menang, empat kali seri, dan sekali kalah. Tim ini bersaing dengan PSCS yang sama-sama mengumpulkan nilai 31 tetapi beda dalam selisih gol.

Ia menambahkan, tanpa penyerang asal Brasil Addison Alves yang mendapat ganjaran kartu merah, tidak akan mempengaruhi kekuatan tim karena tiga pemain lokal di posisi lini depan juga menunjukkan kualitas yang bagus, yaitu Robby Fajar, Heri Nur Yulianto, dan Sukarja.

"Ada atau tidak ada Alves, kami tetap memasang target untuk meraih angka penuh," katanya menegaskan.

Menyinggung soal pemain gelandang asal Uruguay Ronald Fagundez yang sempat absen saat PSIS menjamu Persikad Depok beberapa hari lalu yangb mengalami cedera, dia mengatakan, kondisinya sudah lebih baik.

Menurut dia, sebenarnya saat menjamu Persikad Depok, Fagundez juga bisa dimainkan tetapi kondisi belum 100 persen sehingga pelatih tidak mau memaksakan pemain tersebut.

"Kalau soal ramuan pemain, tergantung pada tim pelatih. Yang jelas manajemen menarget bisa memenangkan pertandingan mendatang," katanya.

Soal pemain belakang Morris Power yang sedang mengurus administrasi di Malaysia, dia mengatakan, pemain ini sudah mengatakan kalau akan pulang ke Semarang sebelum laga melawan Persikabo Bogor.

"Dia (Morris Power) bisa dimainkan saat melawan Persikabo karena hari ini atau Selasa berjanji akan pulang ke Semarang," katanya.

Ia menambahkan, Persikabo merupakan tim yang kuat karena pada putaran kedua melakukan tambal sulam tim, bahkan di san aada mantan pemain Pelita yang dulu sempat bergabungb dengan PSIS Cristiano Lopez.

Pada laga putaran pertama di Bogor beberapa waktu lalu, Persikabo berhasil menumbangkan perlawanan tim asuhan Pelatih Firmandoyo, 2-0.

Sementara itu Ketua Panpel PSIS Dedi Satria Budiman mengatakan, panpel masih berharap suporter bisa menjadi tuan rumah yang baik dengan memberikan rasa nyaman dan aman kepada penonton selama pertandingan kedua tim.

"Kami tetap mengharapkan dukungan positif dari masyarakat penggemar sepak bola di Semarang karena pertandinga melawan Persikabo merupaka laga terakhir babak penyisihan grup," katanya.

Ia menambahkan, pada saat tim Mahesa Jenar menjamu Persikad Depok beberapa waktu lalu, penpel mampu meraih pendapatan Rp215 juta dari hasil penjualan tiket.

"Jumlah ini masih kalah dibandingb saat menjamu Persip Pekalongan atau Persiku Kudus yang mencapai Rp300 juta lebih," katanya.



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026