
Hari Tari Dunia, Solo Menari 24 Jam

Peserta ke Solo masing-masing dengan biaya sendiri, kata Ketua Panitia Hari Tari Sedunia Solo Prof Dr Sri Rochana W kepada wartawan di kampus ISI Kentingan Solo, Senin.
Mereka berasal dari Solo sebagai tuan rumah, Kediri, Surabaya, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Palembang, dan lain-lian.
Ia mengatakan, peringatan Hari Tari Dunia yang digelar Institut Seni Indonesia (ISI) Solo dengan Pemkot Surakarta merupakan yang ketujuh.
Kegiatan ini diharapkan bisa membangkit seni tari di masyarakat dan tidak hanya di Solo, tetapi di Indonesia dan bahkan dunia.
Dikatakannya, peringatan Hari Tari Dunia akan dimulai dari halaman Kampus ISI Solo pada pukul 06. 00 WIB dan terus dilanjutkan di beberapa titik yang telah dipersiapkan.
Empu tari asal ISI Solo Wahyu Satoso Prabowo, S.Kar.M.Hum akan menari selama 24 jam tanpa berhenti dengan didampingi para mahasiswa dan dosen lainnya.
"Ya Pak Wahyu nanti beserta dosen lainnya dan para mahasiswa akan menari selama 24 jam tanpa berhenti dengan menarikan karya-karyanya di ISI Solo," kata Sri Rochana.
Pewarta: Joko Widodo
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
