
Banjir Bengawan Solo Mulai Surut

Tetapi awan tebal masih menyelimuti bagian hulu sungai tersebut di daerah Wonogiri dan sekitar Gunung Merapi sehingga sewaktu-waktu hujan diperkirakan turun dan banjir bisa bertambah besar.
Banjir Sungai Bengawan Solo itu sebagian besar melanda Kota Solo di daerah bantaran sungai tersebut, yaitu Kampung Pucangsawit ada 30 rumah, Sangkrah 295 kepala keluarga (KK), Semanggi 302 rumah dan Kelurahan Sewu ada 30 KK.
Beberapa warga yang rumahnya kebanjiran mengatakan bahwa air Sungai Bengawan Solo mulai meluap Minggu dini hari, dan sekarang sudah mulai surut, tetapi cuaca juga masih kurang menguntungkan karena awan tebal masih menyelimuti bagian hulu sungai.
Warga Kota Solo yang rumahnya kebanjiran utamanya yang tinggal dekat tanggul menaikkan barang-barang miliknya ke atas tanggul dan membuat tenda-tenda. Apabila banjir datang sewaktu-waktu barang-barang milik mereka bisa diselamatkan.
Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudiyatmo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan bantuan makanan kepada warga yang terkena banjir. "Saya telah perintahkan para Camat dan Lurah untuk secepatnya memberikan bantuan sementara bagi warga yang terkena banjir."
Ia mengatakan banjir kali ini masih agak kecil dibandingkan banjir 2007 di mana banyak warga yang rumahnya kebanjiran. "Ya banjir sekarang tidak besar dan ketinggian air hanya sekitar 0,5 meter untuk daerah bantaran sungai".
"Warga yang tinggal di bantaran sungai yang kebanjiran itu sekarang sudah berkurang, karena sebagian besar sudah direlokasi ke daerah bebas banjir. Mereka yang kebanjiran itu masih menunggu ganti rugi dan juga akan direlokasi," katanya.
Sementara itu banjir Sungai bengawan Solo yang melanda Dukuh Daleman, Kelurahan Ngringo, Kecamatan Jateng, Kabupaten Karanganyar ada 38 rumah, dan mereka masih mengungsi ke tempat sanak saudaranya yang tidak kebanjiran.
Bupati Karanganyar Rina Iriani SR mengatakan bahwa warganya yang kebanjiran untuk sementara ini sudah diberikan bantuan sementara seperti makanan dan lain-lain. "Saya tadi pagi sudah meninjau lokasi warga yang kebanjiran dan saya telah meminta para camat dan lurah untuk membuat dapur umum bila diperlukan," katanya.
Banjir yang melanda di daerah ini sampai dua meter, tetapi sekarang sudah mulai surut.
Pewarta: Joko Widodo
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
