Logo Header Antaranews Jateng

BPBD Pantau Debit Air Sungai

Jumat, 28 Desember 2012 18:45 WIB
Image Print
ilustrasi

"Kami sudah menyiagakan dua personel yang akan bertugas memantau debit air sungai, terutama di Sungai Wulan dan Sungai Juwana," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Atok Darmobroto, di Kudus, Jumat.

Beberapa hari lalu, kata dia, debit air di dua sungai tersebut, mulai meningkat, sehingga patut diwaspadai.

Dengan adanya pemantauan tersebut, dia berharap, bisa diantisipasi sejak dini terhadap kemungkinan terjadinya banjir.

Personel, katanya, berjaga secara bergiliran untuk memantau debit air Sungai Wulan di Dukuh Tanggulangin, Kecamatan Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus dan Sungai Juwana di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak.

Meskipun lokasinya berada di wilayah Kabupaten Demak, katanya, ketika tanggul jebol dampaknya akan dirasakan warga Kudus, terutama di Kecamatan Undaan.

"Jika hasil pantauan menunjukkan kondisinya mulai kritis, tentunya bisa dilakukan antisipasi," katanya.

Ia mengatakan fungsi komunikasi seperti itu akan dioptimalkan agar saat banjir, bisa diminimalisasi jatuhnya korban.

Selain mempersiapkan personel pemantauan banjir, BPBD Kudus juga melakukan beberapa upaya untuk mencegah banjir dengan melakukan penyisiran tanggul sungai. Kegiatan itu, untuk mendeteksi kemungkinan adanya tanggul kritis yang bisa menyebabkan terjadinya banjir jika sampai jebol.

"Kami sudah mendeteksi, adanya tanggul retak di tanggul kanan Sungai Wulan. Retakan yang terjadi memang tidak parah, namun patut diantisipasi," katanya.

Personel yang disiagakan untuk antisiasi bencana, katanya, mencapai 250 orang, sebanyak 150 orang di antarnya merupakan tim inti dan sebelebihnya relawan.

Selain menyiapkan personel, BPBD Kudus juga menyiapkan peralatan untuk evakuasi bencana alam, seperti perahu karet plus mesin sebanyak empat unit, tenda pleton dan regu, generator set (genset) dua unit, pelampung belasan unit, dan tali carmentel.

BPBD Kudus juga sudah menyiapkan kebutuhan logistik, seperti mi instan, makanan kemasan yang bisa dimasak dengan cepat, kebutuhan logistik lainnya.



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026