Logo Header Antaranews Jateng

Konsumsi BBM di Jateng-DIY Normal

Sabtu, 1 Desember 2012 20:56 WIB
Image Print
antarafoto.com

"Konsumsi BBM bersubsidi di Jateng dan DIY normal. Tidak ada 'panic buying' dan stok BBM bersubsidi aman," kata General Manager Pertamina Fuel Retail Marketing Region IV Rifky E. Hardijanto usai acara penanaman 55 ribu pohon di pantai Jepara, Sabtu.

Bahkan hasil pengamatan di sejumlah SPBU dari Kota Semarang sampai Kabupaten Jepara pada Sabtu pagi hingga siang, seluruhnya berlangsung normal tidak ada satu pun SPBU yang terjadi antrean.

Ia menegaskan biasanya "panic buying" terjadi pada saat stok di SPBU tidak selalu ada dan di wilayah Jateng-DIY seluruh stok aman, sehingga pembelian oleh masyarakat juga berlangsung normal.

"Stok BBM bersubsidi di Jateng dan DIY aman bahkan hingga akhir tahun," katanya.

Sebelumnya, Pertamina mewaspadai kemungkinan terjadinya penyimpangan seperti munculnya spekulan, masyarakat membeli BBM bersubsidi secara tidak wajar jika gerakan nasional hari tanpa premium 2 Desember 2012 dilaksanakan.

Dalam kesempatan sama Assistant Manager Eksternal Relation Pertamina Pemasaran Jateng dan DIY Heppy Wulansari juga menegaskan bahwa kondisi di wilayah Jateng dan DIY aman.

Ia mengatakan seluruh pembelian di tingkat SPBU berlangsung wajar, tidak ada laporan terjadi lonjakan. Apalagi Pertamina juga memperhatikan jumlah pembelian dari setiap SPBU.

"Jadi tidak semua pembelian SPBU terhadap BBM bersubsidi dipenuhi, tetapi harus dilihat dulu kebutuhan normal di masyarakat. Jika tidak wajar, tentu tidak bisa dipenuhi seluruhnya. Itu bagian dari pengendalian BBM bersubsidi agar tidak terjadi penyimpangan," katanya.

Di wilayah Jateng dan DIY, konsumsi BBM bersubsidi yakni premium rata-rata per bulan sebanyak 287.720 KL dan konsumsi solar 155.077 KL rata-rata per bulan.

Sementara konsumsi BBM nonsubsidi, pertamax rata-rata per bulan pada bulan Januari hingga Juli 2012 sebanyak 2.682 KL dan setelah ada pembatasan BBM bersubsidi, pada September hingga Oktober terjadi peningkatan konsumsi rata-rata per bulan 3.367 KL.



Pewarta:
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026