Logo Header Antaranews Jateng

Seorang Pelajar Tewas Ditabrak Truk

Jumat, 30 November 2012 15:48 WIB
Image Print
Ilustrasi tewas kecelakaan (Foto ANTARA)

Informasi dari sejumlah saksi mata, peristiwa tersebut terjadi saat Ana Susiana bersama tiga pelajar lainnya, yakni Mohamad Mahsum (12), Ikram Ar Rizal (13), dan Istifan Suryanto (13) sedang menunggu bus di ruas Jalan Raya Ajibarang-Wangon, Desa Windunegara, Kecamatan Wangon, Banyumas.

Saat itu, truk berpelat nomor AA-1796-FB yang dikemudikan Kamin (49), warga Salaman, Magelang, datang dari arah utara (Ajibarang) beriringan dengan bus PO Sinar Jaya berpelat nomor B-7071-IW yang dikemudikan Agus Mulyanto, warga Buluspesantren, Kebumen.

Bus tersebut diduga hendak menyalip truk yang dikemudikan Kamin ketika berada di jalan lurus namun menyenggol bagian belakang truk sehingga Kamin terkejut dan tidak bisa mengendalikan kendaraannya.

Akibatnya, truk oleng ke arah kiri dan akhirnya menabrak empat pelajar yang sedang menunggu bus di depan salah satu gang.

Seorang saksi mata, Supriyanto mengatakan, saat itu dia sedang di dalam rumahnya dan mendengar suara keras dari jalan raya sehingga segera keluar rumah.

"Truk itu menabrak empat pelajar itu, satu di antaranya terpental hingga ke halaman rumah dekat lokasi kejadian. Selain itu, satu tiang telepon juga roboh akibat tertabrak truk," kata dia yang rumahnya sekitar 10 meter dari lokasi kejadian.

Warga sekitar segera menolong empat korban itu dengan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ajibarang.

"Salah satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, tiga orang lainnya luka-luka," katanya.

Kepala Pos Satuan Lalu Lintas Wangon Aiptu Haryatmo mengatakan, korban atas nama Iklam Ar Rizal dirujuk ke Rumah Sakit Siaga Medika Banyumas.

Selain itu, Istifan Suryanto dirujuk ke Rumah Sakit Ortopedi Purwokerto karena luka di paha, kaki patah, dan kepala luka berat, sedangkan Mohamad Mahsum menjalani pengobatan dan pengawasan di Ruang Gawat Darurat RSUD Ajibarang, dan korban meninggal langsung dibawa ke rumah duka.

Kaca bus PO Sinar Jaya yang berhenti di kiri jalan rusak parah akibat lemparan batu warga sekitar sebagai bentuk kekesalan mereka atas kecelakaan yang menimpa pelajar.

Kecelakaan lalu lintas itu ditangani Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Banyumas.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026