Logo Header Antaranews Jateng

Plt. Wali Kota: Persewaan Sepatu Roda Seenaknya Sendiri

Kamis, 4 Oktober 2012 18:31 WIB
Image Print
Kawasan lapangan Simpang Lima Semarang (Foto: skyscrapercity.com)

"Saya prihatin dengan Simpang Lima. Kami sudah mengajak diskusi dan sudah dicarikan solusi (agar penyedia jasa sewa sepatu roda tidak di Simpang Lima, red.), tetapi mereka kembali lagi. Seakan-akan mereka seenaknya sendiri," kata Hendrar Prihadi di Semarang, Kamis.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Semarang tidak pernah melarang masyarakat mencari rezeki, tetapi diharapkan mereka taat pada aturan.

"Boleh mencari rezeki, tetapi juga harus melihat aturan-aturan yang ada dan mematuhinya," katanya.

Hendrar Prihadi mengaku sudah meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk menangani hal tersebut.

Pemkot Semarang sudah menyediakan Jalan Imam Bardjo sebagai tempat pengalihan seluruh kegiatan penyewaan sepatu roda.

Pada saat petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Semarang menjaga Kawasan Lapangan Simpang Lima, kawasan "bersih" dari penyewaan sepatu roda.

"Kami Pemkot menyediakan tempat di Jalan Imam Bardjo. Jika kemudian dianggap kurang, maka bisa dibicarakan," katanya.

Akibat berulangkalinya upaya yang dilakukan untuk menertibkan Lapangan Simpang Lima selalu gagal, Hendrar Prihadi mengaku pihaknya akan melakukan terapi kejut atau "shock therapy" bagi mereka yang melanggar aturan.

Hingga saat ini, para penyedia jasa sewa sepatu roda setelah dialihkan ke Jalan Imam Bardjo dan melebar di Jalan Pahlawan, sebagian dari mereka masih banyak yang kembali lagi ke Kawasan Lapangan Simpang Lima Semarang.

Bahkan tidak hanya malam minggu, tetapi setiap malam hari para penyedia jasa sewa sepatu roda banyak di Kawasan Lapangan Simpang Lima.



Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026