
Satai Ayam Blora

Satai ayam dengan tekstur daging ayam kampung yang lembut ini sangat nikmat dipadukan dengan bumbu kacang yang digiling halus ditambah dengan sedikit minyak berwarna orange yang merupakan minyak dari gorengan kacang. Satai ini bertekstur lembut karena sebelumnya telah diungkep dalam bungkusan daun papaya yang kemudian diiris kecil-kecil dan ditusuk dengan tusukan satai.
Berbeda dengan satai Madura, satai ini tidak terlalu manis melainkan agak asin dan sedikit pedas. Perpaduan bumbu rempah yang digunakan seperti bawang merah, bawang putih, kemiri kecur dan lainnya yang digunakan untuk membumbui ayam membuat cita rasa semakin istimewa.
Selain itu, satai ini tidak dilengkapi dengan irisan cabai ataupun bawang merah seperti satai-satai pada umumnya. Bumbu kacang akan lebih nikmat jika ditambah dengan sambal cabe rawit dan sedikit kecap. Disajikan pada piring-piring kecil yang terpisah antara bumbu kacang dan satai serta nasinya. Membuat pecinta kuliner diajak untuk menikmati satai dengan cara tersendiri dalam menikmatinya.
Perbedaan yang cukup unik juga terlihat dalam hal menghitung harga satai. Jika di daerah lain satai dihargai per porsi, lain hal nya dengan daerah Blora. Satai yang dijual disini di hargai pertusuk dan dihitung pada satai jumlah satai yang dikonsumsi saja. Harga sataipun cukup murah, yakhi Rp 1000 per tusuk satai yang berisi 5 irisan daging kecil-kecil.
Oleh karena itu jika menikmati satai di Blora, jangan sekali-kali membuang tusuk satai sembarangan, sebab yang dibayar hanya sesuai jumlah satai yang dimakan. Penikmat kuliner nusantara bisa menikmati satai yang banyak ditemui di Blora, kawasan yang cukup terkenal yakni Koplakan dan Depot Gajah. Kawasan Koplakan merupakan pusat berbagai jajanan kuliner khas Blora, tempat ini berada tidak jauh dari alun-alun tepatnya 50 meter sebelah selatan alun-alun Blora.
Pewarta: -
Editor:
Sekred
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
