"Saya sudah bicara dengan Gubernur Jawa Timur, ...saya harap ada langka yang cepat dan tepat yang dilakukan oleh saudara semua dengan jajarannya sehingga ini tidak terus terjadi di tempat yang sama," kata Presiden dalam rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Senin.
Dalam rapat terbatas yang antara lain dihadiri Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Suhartono, dan Jaksa Agung Basrief Arief itu Presiden mengatakan menurut catatan peristiwa Sampang telah terjadi tiga kali dalam beberapa tahun terakhir.
"Dalam dua tahun terjadi dua kali, sebelumnya pernah sekali," katanya.
Menurut Presiden, rapat terbatas akan membahas langkah pemerintah menangani kejadian tersebut.
Presiden meminta laporan khusus tentang kejadian penyerangan di Sampang dari aparat terkait untuk menentukan langkah yang akan diambil pemerintah dalam menyelesaikan masalah tersebut.
Penyerangan terhadap kelompok Islam Syiah di Dusun Nanggernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang, Madura, sudah dua kali terjadi dalam dua tahun terakhir.
Kejadian penyerangan seperti yang terjadi pada Minggu (26/8) juga pernah terjadi pada akhir Desember 2011.
(G003)

