
Polisi kerahkan 1.569 personel amankan demo ojek daring di Semarang

Semarang (ANTARA) - Kepolisian mengerahkan 1.569 personel gabungan untuk mengamankan aksi yang digelar komunitas pengemudi ojek daring di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Rabu.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto mengatakan petugas yang diterjunkan merupakan gabungan personel Polrestabes Semarang yang didukung personel polda.
Ia menjelaskan pengamanan tidak hanya difokuskan di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, namun juga jalur-jalur yang akan dilintasi konvoi peserta aksi.
Ia memastikan seluruh personel yang diterjunkan mengutamakan pendekatan humanis, persuasif, dan profesionalitas.
"Pengamanan dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif," katanya.
Ia menegaskan pengamanan yang dilakukan merupakan bentuk pelayanan Polri dalam menjamin agar penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib.
Oleh karena itu, ia mengimbau para peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai serta menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
"Kami mengajak seluruh peserta aksi maupun masyarakat untuk bersama menjaga situasi tetap aman dan kondusif sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik," katanya.
Ia menambahkan masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi maupun jalur konvoi aksi diminta untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas yang mungkin terjadi.
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
