Logo Header Antaranews Jateng

Penjabat sekda: Transformasi kedaulatan digital untuk layani warga

Rabu, 20 Mei 2026 15:24 WIB
Image Print
Para ASN Pemkot Magelang mengikuti apel peringatan Harkitnas 2026 di halaman kantor pemkot setempat di Magelang, Rabu (20/5/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Penjabat Sekretaris Daerah Kota Magelang Larsita mengatakan salah satu upaya mewujudkan kemajuan bangsa melalui tranformasi kedaulatan digital di lingkungan birokrasi di daerah itu untuk membangun bangsa dan melayani masyarakat.

"Tahun 2026 ini menjadi refleksi kita bersama bahwa perjuangan telah bergeser, tidak lagi pada perjuangan fisik, tetapi bagaimana kita memajukan bangsa, salah satunya melalui transformasi kedaulatan digital dalam membangun bangsa dan melayani masyarakat," ujar dia dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Rabu.

Ia mengatakan hal itu ketika memimpin apel aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota setempat untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 tingkat daerah setempat, di halaman Kantor Pemkot Magelang.

Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh ASN menjadikan peringatan Harkitnas sebagai kesempatan refleksi atas perjuangan generasi muda yang telah membangkitkan kesadaran nasional melalui organisasi dan gerakan intelektual.

Semangat yang lahir dari organisasi Boedi Oetomo pada 1908 itu, katanya, menjadi tonggak perubahan perjuangan bangsa dari perlawanan fisik menuju gerakan intelektual, organisasi, dan diplomasi untuk mewujudkan persatuan serta kedaulatan bangsa yang bermartabat.

Sambutan tertulis peringatan Harkitnas 2026 Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dibacarakan Larsita mengatakan kebangkitan nasional harus tetap relevan menjawab tantangan zaman.

Jika pada masa lalu perjuangan berfokus pada kedaulatan teritorial, katanya, saat ini bangsa Indonesia menghadapi tantangan baru berupa kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Tema Harkitnas 2026, "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara", mencerminkan komitmen seluruh elemen bangsa untuk melindungi dan membangun generasi muda sebagai aset utama negara.

"Kemandirian bangsa hanya dapat diwujudkan melalui persatuan dan keteguhan dalam mencapai visi bersama," katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menghidupkan kembali semangat Boedi Oetomo melalui penguatan solidaritas sosial, peningkatan literasi digital, dan dukungan terhadap pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

"Kebangkitan nasional adalah milik kita semua, bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif, dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia," katanya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026