Logo Header Antaranews Jateng

Harga minyak melonjak imbas ancaman Trump

Senin, 13 April 2026 09:41 WIB
Image Print
Arsip foto - Orang-orang mengantre untuk mengisi bahan bakar kendaraan mereka di Melbourne, Australia, pada 9 Maret 2026. Serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah memicu lonjakan tajam harga minyak global. ANTARA/Jin Cheng/Xinhua)/pri.

Moskow (ANTARA) - Harga minyak global melonjak 8 persen setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan ancaman blokade Selat Hormuz, dengan harga minyak mentah Brent mencapai 102 dolar AS (Rp1,7 juta) per barel, menurut data perdagangan.

Pada Minggu (12/4) pukul 22:01 GMT atau Senin pukul 05.01 WIB, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni secara berjangka diperdagangkan naik 7,76 persen dari penutupan sebelumnya 102,59 dolar AS per barel; sementara harga minyak mentah WTI berjangka Mei naik 8,2 persen menjadi 104,51 dolar AS (sekitar Rp1,7 juta).

Sebelumnya, Sabtu (11/4), Iran dan AS memulai pembicaraan di Islamabad, Pakistan, setelah pengumuman kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan antara AS dengan Iran namun akhirnya tidak mendapatkan hasil.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti




Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026