
Tari kolosal wulang sunu tampil di lapangan Maron Temanggung

Temanggung (ANTARA) - Sebanyak 1.800 siswa SMK Negeri 1 Temanggung, Jawa Tengah, menggelar tari kolosal Wulang Sunu untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-49 sekolah tersebut.
Kepala SMK Negeri 1 Temanggung Agus Santoso, di Temanggung, Selasa, menyampaikan kegiatan tari kolosal ini bertujuan untuk memperkuat kebersamaan seluruh warga sekolah.
"Yang kita harapkan dari tari kolosal ini adalah kebersamaan. Jadi kita bisa mensinergikan satu sisi, satu tujuan demi SMK Negeri 1 Temanggung," katanya.
Menurutnya, nilai utama yang ingin ditanamkan kepada siswa sejalan dengan tema kegiatan, yakni manunggaling roso nyawiji ing karya serta upaya melestarikan budaya.
"Harapannya melalui tari seperti ini, generasi milenial dan Gen Z bisa melestarikan budaya Nusantara. Ini sangat penting agar mereka tidak melupakan jati diri, apalagi kita sebagai orang Jawa," katanya.
Guru seni tari SMK Negeri 1 Temanggung Ira Indriasari, menjelaskan Tari Wulang Sunu dipilih karena merupakan tari tradisional rakyat asli Temanggung yang sarat makna pendidikan.
"Wulang sunu itu menceritakan tentang piwulang atau ilmu pengetahuan. Jadi sesuai dengan jati diri siswa SMK, kita kolaborasi dalam bentuk tari massal yang mengandung nilai edukatif," katanya.
Ia menyampaikan, persiapan tari kolosal ini telah direncanakan sejak jauh hari, dengan tujuan mengenalkan budaya lokal kepada para siswa.
"Kami ingin anak-anak mengetahui budaya asli Temanggung, mulai dari gerakan hingga maknanya. Semua unsur dalam Tari Wulang Sunu berkaitan dengan piwulang, mengajarkan kebaikan, ilmu pengetahuan, serta mengingatkan untuk selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa," katanya .
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
