Logo Header Antaranews Jateng

Bupati Banyumas: Kepala sekolah harus adaptif-inovatif

Jumat, 27 Maret 2026 22:19 WIB
Image Print
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono (tengah) didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Amrin Ma'ruf (kiri) menyerahkan surat keputusan mutasi kepada salah seorang dari 118 kepala sekolah yang dimutasi di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (27/3/2026) siang. ANTARA/HO-Pemkab Banyumas

Purwokerto (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan seluruh kepala sekolah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah harus adaptif dan inovatif dalam menghadapi era digital

"Diharapkan kepala sekolah berperan sebagai pemimpin pembelajaran yang inspiratif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta responsif terhadap dinamika lingkungan pendidikan," katanya saat menyerahkan surat keputusan mutasi 118 kepala sekolah di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat siang.

Terkait dengan hal itu, dia mengharapkan mutasi tersebut mampu membawa energi baru, semangat, serta inovasi di masing-masing satuan pendidikan.

Selain itu, ia juga mendorong implementasi program Sipatas (Semangat Penanganan Anak Tidak Sekolah) sebagai upaya menangani persoalan anak tidak sekolah (ATS) secara berkelanjutan.

"Program ini dirancang secara holistik dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, satuan pendidikan, hingga masyarakat luas, serta meningkatkan akses dan kualitas sumber daya manusia melalui pendataan dan komunikasi yang proaktif," katanya menjelaskan.

Menanggapi isu efisiensi anggaran, dia menegaskan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), khususnya guru di Kabupaten Banyumas.

Menurut dia, hal itu disebabkan Banyumas masih kekurangan guru, sehingga tidak masuk akal jika ada PHK.

“Saya meminta agar dicarikan solusi terbaik bagi kesejahteraan mereka," katanya.

Ia juga mengingatkan para kepala sekolah yang menerima mutasi untuk menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak.

"Ini adalah amanah besar untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Banyumas," kata Bupati.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap dapat terus meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Berdasarkan data yang disampaikan, sebanyak 118 kepala sekolah menerima SK mutasi yang terdiri atas sembilan kepala sekolah menengah pertama (SMP) dan 109 kepala sekolah dasar (SD).



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026