Logo Header Antaranews Jateng

350 warga Semarang diberangkatkan mudik gratis

Selasa, 17 Maret 2026 07:27 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan bersama rombongan pemudik di Jakarta, Senin (15/3/2026). Mereka adalah peserta program mudik gratis yang diberangkatkan dari Jakarta menuju kampung halaman di Semarang. (ANTARA/HO-Pemkot Semarang)

Semarang (ANTARA) - Sebanyak 350 warga Kota Semarang yang merantau di Jakarta dan sekitarnya diberangkatkan ke kampung halaman melalui program Mudik dan Balik Rantau Gratis Tahun 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan, dalam pernyataan di Semarang, Senin, mengatakan program mudik gratis itu adalah agenda tahunan.

Program yang digelar Pemerintah Kota Semarang itu merupakan bagian dari program Mudik dan Balik Rantau Jawa Tengah yang digelar pemerintah provinsi.

Ia mengatakan Pemkot Semarang secara konsisten berpartisipasi dalam program itu setiap tahun sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang merantau.

"Jadi itu kan kegiatan rutin setiap tahun tingkat provinsi. Jadi, seluruh kabupaten, kota itu, dengan provinsi, kemudian ada juga bantuan-bantuan dari swasta itu menyelenggarakan program mudik gratis," katanya.

Total ada sebanyak 325 armada bus dilepas oleh Gubernur Jawa Tengah untuk mengangkut pemudik menuju berbagai daerah di Jateng.

Pada tahun ini, Pemkot Semarang menyediakan total 12 armada bus yang terdiri dari tujuh armada untuk arus mudik dan lima armada untuk arus balik.

Danang yang ikut melepas keberangkatan menjelaskan para peserta mudik gratis merupakan warga Kota Semarang yang tergabung dalam Paguyuban Wong Semarang (PawonSemar), yakni komunitas warga Semarang yang tinggal dan bekerja di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa seluruh sopir menjalani pemeriksaan kesehatan dan armada bus juga dilakukan pengecekan kelayakan kendaraan untuk memastikan keselamatan perjalanan para pemudik.

Menurut dia, antusiasme warga terhadap program tersebut sangat tinggi, bahkan banyak peserta menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Semarang atas fasilitas yang diberikan.

Lebih lanjut, Pemkot Semarang tidak hanya memfasilitasi keberangkatan, tetapi juga arus balik bagi para perantau setelah Lebaran.

Setidaknya lima armada bus disiapkan untuk arus balik yang dijadwalkan berangkat dari Semarang menuju Jakarta pada 26 Maret 2026.

Pendanaan program tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap warganya yang merantau.

"Kalau untuk pendanaan sendiri, diambil dari APBD. Jadi Pemkot Semarang memang men-'support', menjemput kemudian memberikan kemudahan layanan kepada warganya yang merantau," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026