
KAI Semarang sidak tes narkoba petugas

Semarang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) tes narkoba kepada para petugas yang terlibat dalam operasional perjalanan KA maupun pekerja yang bertugas di stasiun.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, di Semarang, Minggu, menjelaskan tes narkoba itu merupakan wujud komitmen menjaga keselamatan perjalanan KA selama masa angkutan Lebaran 2026.
Menurut dia, tes narkoba dilakukan secara acak dan mendadak kepada beberapa awak sarana perkeretaapian di UPT crew Semarang Poncol.
Ia memastikan bahwa pemeriksaan tes narkoba dilaksanakan secara rahasia dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya.
Program pengecekan diikuti oleh seluruh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), terdiri dari masinis, asisten masinis, kondektur, teknisi kereta api, polsuska, prama / prami, petugas kebersihan, petugas perlintasan, dan para pekerja lainnya di atasiun .
"Dengan adanya kegiatan pemeriksaan tes narkoba ini, KAI Daop 4 Semarang memastikan bahwa petugas yang berdinas betul-betul dalam kondisi sehat dan tidak memiliki pengaruh terhadap penyalahgunaan narkotika," katanya.
Sebab, kata dia, mereka sebagai garda terdepan perusahaan yang melayani pelanggan secara langsung.
Dalam tes narkoba itu, terdapat enam parameter yang digunakan pada alat tes urine untuk mengetahui kandungan Amphetamine (AMP), Morphine/Opiate (MOP), Mariyuana (THC), Cocaine (COC) Methamphetamine (MET) dan Benzoidazepine (BZD).
Dari hasil pemeriksaan, secara keseluruhan peserta memiliki hasil negatif pada alat tes urine tersebut.
"Ini menjadi bukti bahwa para pekerja KAI Daop 4 Semarang bebas dari penyalahgunaan narkotika," katanya.
"Kegiatan ini akan dilaksanakan di seluruh wilayah Daop 4 yang pelaksanaannya bersifat rahasia dan acak," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas perusahaan sehingga setiap petugas yang bertugas harus dalam kondisi fisik dan mental yang prima.
"Tes narkoba ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan bahwa tidak ada petugas yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan KA," katanya.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
