
Pertamina salurkan 310 kilogram kurma ke Lapas Nusakambangan

ini merupakan komitmen kami untuk menyalurkan energi kebaikan Ramadhan kepada masyarakat
Cilacap (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap menyalurkan 310 kilogram kurma kepada warga binaan lembaga pemasyarakatan (lapas) di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dalam rangkaian program berbagi 9.000 takjil selama Ramadhan 1447 Hijriyah.
Kurma tersebut didistribusikan untuk warga binaan Lapas Kembang Kuning dan Lapas Nirbaya sebagai pelengkap berbuka puasa.
Penyaluran dilakukan Ketua I Badan Dakwah Islam (BDI) RU IV Cilacap Ahmad Badruddin kepada Staf Pembinaan Narapidana Lapas Kembang Kuning Adrian Faathir di Sekretariat BDI Kompleks Masjid Baiturrahmah Pertamina Donan, Senin (2/3).
Sebanyak 210 kilogram kurma disalurkan ke Lapas Kembang Kuning dan 100 kilogram ke Lapas Nirbaya. Bantuan tersebut diharapkan memberikan semangat dan kebersamaan bagi warga binaan dalam menjalani ibadah Ramadhan.
“Program berbagi 9.000 takjil ini merupakan komitmen kami untuk menyalurkan energi kebaikan Ramadhan kepada masyarakat, termasuk saudara-saudara kita di lapas. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan,” kata Ahmad Badruddin.
Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Kilang Cilacap bersama BDI, Baituzzakah Pertamina (Bazma), Relawan Pertamina Peduli (Relpi), Agent of Change (AOC), serta Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK).
Sementara itu, Adrian Faathir menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada warga binaan di Nusakambangan.
“Kami berterima kasih atas perhatian yang rutin diberikan. Semoga Pertamina selalu diberikan kelancaran dalam operasional dan terus amanah dalam mengelola energi negeri,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Kilang Cilacap menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan energi operasional, juga energi kemanusiaan yang membawa manfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya pada momentum Ramadhan.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
