
Sekda Jateng bareng ASN ikut "Resik-Resik Kantor"

Semarang (ANTARA) - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno bersama jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Jateng melaksanakan kegiatan "Gerakan Resik-Resik Kantor".
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jateng, Semarang, Jumat, itu merupakan bagian dari Gerakan Jawa Tengah Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI).
Gerakan "Resik-Resik Kantor" tersebut sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah tanggal 19 Februari 2026 Nomor: 600.4/0001544 tahun 2026 tentang Gerakan Jawa Tengah ASRI.
Diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Sekda Sumarno, para ASN kemudian bersama-sama membersihkan halaman, trotoar selokan, dan lingkungan kantor lainnya.
Bahkan, Sumarno menyusuri selokan di sepanjang trotoar di area Jalan Pahlawan Nomor 9 Semarang.
Tanpa segan, ia memungut sampah-sampah kabel, plastik, dan rumput di selokan tersebut.
Ia juga meminta jajarannya agar melakukan perbaikan pada lantai trotoar yang pecah-pecah supaya tidak mengganggu pejalan kaki.
Sementara itu, kelompok lain juga melakukan kegiatan bersih-bersih di bagian samping dan belakang Kantor Gubernur Jateng.
Dalam kesempatan itu, ia mendorong para ASN Setda Provinsi Jateng untuk menjadi duta-duta peduli pengelolaan sampah.
"Kami mohon bantuan panjenengan semua, bisa menjadi duta-duta pengelolaan sampah, menjadi ujung tombak yang peduli mengelola sampah dengan baik," katanya.
Sebagai insan yang bertaqwa dan beriman, lanjut dia, menjaga kebersihan sudah menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan.
"Pada bulan Ramadhan ini, mari kita isi dengan kegiatan positif, termasuk menjaga kebersihan pekarangan," katanya.
Ia juga mengingatkan dosa tentang membuang sampah sembarangan karena menjaga kebersihan adalah sebagian dari iman.
Apalagi, kata dia, membuang sampah sembarangan jelas akan mengganggu aktivitas orang lain, misalnya membuang botol mineral di selokan yang berkumpul dengan sampah lain di gorong-gorong sehingga mengakibatkan banjir.
"Dengan membuang sampah sembarangan, kita panen dosa karena membuat orang lain menderita tanpa kita sadari," katanya.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
