Logo Header Antaranews Jateng

Batang jajaki peluang investasi dengan China

Rabu, 25 Februari 2026 22:20 WIB
Image Print
Bupati Batang Faiz Kurniawan (deretan depan, empat dari kanan) berfoto bersama dengan para investor asal China dan peserta pelatihan asal Kabupaten Batang di China. ANTARA/HO-Humas Kabupaten Batang

Batang, Jawa Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menjajaki peluang investasi sekaligus memperkuat kerja sama dengan sejumlah investor asal China untuk menanamkan modal di daerahnya.

Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Jateng, Rabu, mengatakan tujuan pemerintah daerah berkunjung ke kawasan industri di Xizhang, Provinsi Hube China, adalah membuka peluang investasi bagi investor di wilayah tersebut agar dapat melakukan ekspansi ke Indonesia, khususnya di Kabupaten Batang.

"Kemarin kami ke Xizhang, Provinsi Hubei. Kami membuka peluang investasi kepada para investor khususnya di kawasan Xizhang yang memiliki empat kawasan industri dan beberapa industri besar," katanya.

Menurut dia, dalam pertemuan dengan para investor China tersebut, pihaknya mengundang para investor untuk membangun pabrik di Kabupaten Batang.

Adapun salah satu perusahaan yang telah berinvestasi di Batang, kata dia, adalah PT Almet yang bergerak di bidang peralatan medis.

"Perusahaan tersebut saat ini telah merekrut sekitar 3.500 tenaga kerja," katanya.

Ia mengatakan saat ini ada sekitar 150 warga lokal yang sedang mengikuti pelatihan di China.

Para peserta pelatihan itu, kata dia, diperkirakan kembali ke Indonesia dalam waktu sekitar dua bulan untuk memulai operasional pabrik di daerah.

"Dari hasil pertemuan itu, kami juga diterima oleh wali kota setempat dan beberapa investor lainnya yang menyatakan siap datang ke Kabupaten Batang," katanya.

Selain menawarkan peluang investasi, pemerintah daerah juga mempelajari sejumlah sektor pengembangan yang diterapkan di Xizhang, China, mulai dari sistem pendidikan berbasis college, sektor pertanian, hingga industri galangan kapal yang berkembang di wilayah tersebut.

Menurut dia, dari pengalaman dan sistem yang diterapkan di Xizhang ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan sektor industri dan ekonomi di daerah.

"Kami belajar bagaimana sistem college yang dibangun di sana, sistem pertanian, hingga sistem galangan kapal. Ini menjadi bagian yang nanti akan kami bawa untuk kerja sama lebih lanjut dengan Xizhang di Provinsi Hubei," katanya.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026