Logo Header Antaranews Jateng

Ulama dari Mesir hadiri Konfercab IPNU Kendal ke-XXIII di Ponpes Darul Amanah

Minggu, 30 November 2025 05:51 WIB
Image Print
Dua tokoh ilmuwan besar dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir yang juga ulama Prof. Dr. Dasuki Kasbah dan Syaikh Muhammad Basyir Fadl Abdl Sayyid menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXIII Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Sabtu (30/11/2025). ANTARA/HO-Darul Amanah

Kendal (ANTARA) - Dua tokoh ilmuwan besar dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir yang juga ulama Prof. Dr. Dasuki Kasbah dan Syaikh Muhammad Basyir Fadl Abdl Sayyid menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXIII Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Sabtu.

Kehadiran keduanya menjadi magnet utama dalam acara tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya hubungan keilmuan antara pesantren Indonesia dan pusat peradaban Islam dunia di Mesir.

Kedatangan kedua ulama Al-Azhar ini disambut hangat oleh para kiai, pengasuh pesantren, dan kader IPNU yang hadir. Baik Prof. Dr. Dasuki Kasbah maupun Syaikh Muhammad Basyir dikenal sebagai akademisi senior yang aktif berdakwah serta terlibat dalam pengembangan kajian Islam moderat di berbagai negara.

Kehadiran mereka di Konfercab ini menjadi momentum penting bagi kader IPNU untuk memperoleh inspirasi dan motivasi dalam memperkuat tradisi keilmuan, terutama dalam hal moderasi beragama dan pengembangan intelektual pelajar Nahdlatul Ulama.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah KH. Mas’ud Abdul Qodir menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran para ulama internasional tersebut.

Menurutnya, Al-Azhar Mesir telah lama menjadi rujukan utama para kiai dan santri di Indonesia, termasuk kader IPNU sehingga kehadiran para tokohnya membawa energi positif bagi perkembangan pendidikan Islam di Kendal.

“Ini adalah kehormatan bagi kami. Kehadiran para ulama Mesir menunjukkan kuatnya hubungan keilmuan antara pesantren di Indonesia dengan Al-Azhar Kairo sebagai pusat ilmu dunia,” katanya.

Sementara Ketua STAIDA Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Amanah KH. Muhammad Fatwa mengatakan kedatangan keduanya menjadi inspirasi bagi mahasiswa STAIDA.

“Kedatangan dua tokoh ilmuwan besar dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, yaitu Prof. Dr. Dasuki Kasbah dan Syaikh Muhammad Basyir Fadl Abdl Sayyid menjadi inspirasi penuhh bagi mahasiswa dan mahasiswi STAIDA, Insya Allah kami akan mengambil ilmu dan keberkahan dari beliau," katanya.

Selain menghadiri rangkaian acara resmi, kehadiran kedua ulama tersebut dimaknai para peserta sebagai kesempatan berharga untuk memperluas wawasan global IPNU. Ribuan santri dan kader yang datang dari berbagai kecamatan di Kendal tampak antusias menyambut keduanya sebagai simbol tokoh panutan dalam dunia keilmuan Islam internasional.

Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M. mengungkapkan kedatangan ulama dari Mesir ini menunjukan Kabupaten Kendal sudah menjadi daerah yang internasional.

"Kami sangat bangga Kabupaten Kendal menjadi tujuan Ulama Internasional. Khususnya Pondok Pesantren Darul Amanah, semoga setelah ini akan banyak ulama internasional yang datang kesini," ucapnya.

Ketua PW IPNU Jawa Tengah M. Irfan Khamid juga menegaskan pentingnya kader IPNU untuk terus adaptif dan visioner dalam menghadapi perkembangan zaman. Dengan hadirnya ulama Mesir, ia berharap pelajar NU semakin termotivasi untuk menempuh pendidikan tinggi hingga ke kancah internasional.

Konfercab IPNU Kendal ke-XXIII dibuka secara resmi oleh Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M, dan akan berlangsung hingga Minggu, 30 November 2025.

Kehadiran ulama Al-Azhar Mesir menjadi salah satu momen paling berkesan dalam gelaran tahun ini, sekaligus mempertegas komitmen IPNU Kendal dalam membangun jaringan intelektual global dan memperkaya wawasan kader pelajar NU.



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026