Semarang (ANTARA) - Tim SAR gabungan menemukan lima korban meninggal dunia bencana tanah longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Selasa yang merupakan hari terakhir operasi pencarian dan penyelamatan di wilayah tersebut.
Kepala Kantor SAR Semarang Budiono mengatakan kelima korban yang ditemukan di hari kesepuluh pencarian tersebut berada di sektor A.
"Dari keterangan kerabatnya, kelima korban ini diduga merupakan satu keluarga," katanya.
Menurut dia, kelima korban diduga berusaha menyelamatkan diri sebelum akhirnya tertimbun material longsor.
Dengan penemuan kelima korban tersebut, kata dia, maka total korban yang telah ditemukan dan dievakuasi sebanyak 17 orang.
Ia menuturkan, masih ada 11 korban yang belum ditemukan yang diperkirakan posisinya berada di sektor C
Ia menjelaskan, terdapat tantangan yang dihadapi dalam pencarian di sektor C dengan area yang sangat luas serta kedalaman longsoran yang diperkirakan mencapai 20 meter.
"Dengan kondisi tersebut kami kesulitan mendeteksi keberadaan korban," katanya.
Ia mengungkapkan, dengan berbagai pertimbangan maka operasi pencarian dan penyelamatan bencana tanah longsor di Desa Pandanarum resmi dihentikan.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan para pemangku kepentingan dalam proses pencarian dan penyelamatan ini.
Baca juga: Tim SAR gabungan temukan dua korban tanah longsor Banjarnegara di hari ketujuh

