
Masyarakat manfaatkan skrining riwayat kesehatan untuk deteksi dan cegah penyakit dini

Solo (ANTARA) - Di tengah perkembangan era digital yang kian berkembang, akses terhadap layanan kesehatan pun semakin mudah dijangkau oleh masyarakat.
Mendeteksi dini penyakit yang terdapat dalam diri tidak perlu ke fasilitas kesehatan (faskes), cukup dengan memanfaatkan fitur Skrining Riwayat Kesehatan di aplikasi Mobile JKN.
BPJS Kesehatan berkomitmen penuh dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan dan pencegahan penyakit kronis pada masyarakat, salah satunya dengan mengisi Skrining Riwayat Kesehatan, salah satu perserta yang sudah merasakan manfaatnya adalah Mutiara Fatmarum Putri Satria.
“Mendeteksi faktor resiko penyakit kronis secara dini sangat penting untuk kesehatan kita dimasa mendatang, menggunakan fitur Skrining Riwayat Kesehatan adalah pilihan yang tepat untuk mengetahui faktor resiko penyakit tersebut. Melalui Skrining Riwayat Kesehatan ini peserta dapat mengetahui resiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes militus, jantung, penyakit paru, stroke dan gagal ginjal,” kata mahasiswi berusia 22 tahun tersebut.
Ia mengatakan akses skrining riwayat kesehatan saat ini sangat mudah. Dapat diakses melalui aplikasi Mobile JKN, website resmi skrining riwayat kesehatan BPJS Kesehatan, PANDAWA ataupun langsung di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
“Mengakses fitur skrining riwayat kesehatan sangatlah mudah, saya menggunakan aplikasi Mobile JKN. Terdapat beberapa pertanyaan yang menggambarkan bagaimana kondisi Kesehatan kita dan hasil skrining riwayat kesehatan langsung muncul setelah menyelesaikan pertanyaan,” katanya.
Menurutnya hasil tersebut sebagai upaya pencegahan terhadap penyakit. Dari pertanyaan tersebut peserta dapat mengetahui faktor yang dimiliki sehingga sangat membantu dalam menentukan layanan kesehatan yang dibutuhkan.
Informasi ini tidak hanya memberikan gambaran kesehatan pribadi, tetapi juga terdapat saran dan tindak lanjut yang bisa dilakukan. Apabila hasilnya berisiko tinggi, akan disarankan segera berkonsultasi ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdaftar.
“Setelah menjalani Skrining, saya lebih waspada akan pentingnya menjaga Kesehatan. Hal ini menjadi pengingat bagi saya untuk mulai menerapkan gaya hidup yang sehat guna mencegah penyaki kronis,” ujarnya.
Kebiasaan melakukan deteksi dini penyakit akan berdampak besar pada keberlangsungan Program JKN. Semakin banyak masyarakat yang melakukan skrining riwayat kesehatan maka semakin mudah pula menekan biaya kesehatan yang dapat ditimbulkan akibat penyakit kronis.
“Saya berharap seluruh Masyarakat untuk dapat memanfaatkan fasilitas Skrining Riwayat Kesehatan. Menurut saya kesehatan itu mahal harganya. Biaya pengobatan bisa sangat besar jika mengalami sakit, jadi lebih baik mencegah daripada mengobati. Menjaga pola hidup sehat dengan berperilaku sehat, olahraga dan menjaga asupan makanan sehat dan beristirahat cukup,” katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
