Magelang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Maelang meminta warga untuk lebih mewaspadai potensi kebakaran dan bentuk bencana lainnya, terutama memasuki musim hujan.
“Warga perlu melakukan pengecekan mandiri terhadap instalasi listrik, struktur bangunan, pembersihan drainase, dan pemangkasan pohon. Jika menemukan potensi bahaya segera laporkan ke dinas terkait,” ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Magelang Machbub Yani Arfian dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Jumat.
Ia mengatakan hal itu terkait dengan kebakaran tempat usaha percetakan "Aryoseto" di Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan pada Minggu (12/10). Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mendatangi tempat usaha milik warga setempat, Aditya Pamungkas itu, pada Kamis (23/10) untuk menyerahkan bantuan uang tunai dari Baznas dan Palang Merah Indonesia (PMI) Magelang.
Machbub mengatakan ketika terjadi kebakaran tersebut, pihaknya bersama Damkar Kota Magelang segera melakukan penanganan kedaruratan.
Setelah api berhasil dipadamkan, BPBD juga berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam penyaluran bantuan dan pemulihan pasca-kejadian, termasuk lembaga kemanusiaan di daerah setempat.
Dalam kunjungan, Wali Kota Damar juga memberikan dukungan moril kepada pemilik usaha tersebut, agar segera bangkit kembali untuk memulihkan usaha tersebut.
“Bantuan ini jangan dilihat dari nominalnya, tetapi dari keikhlasan. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar dia.
Ia menjelaskan pentingnya pemilik percetakan segera memulihkan usahanya sehingga para karyawan yang sempat berhenti bekerja akibat kebakaran, bisa kembali beraktivitas.
“Saya yakin dengan semangat dan kerja keras, usaha ini bisa bangkit lagi, karyawan bisa bekerja kembali,” katanya.
Camat Magelang Selatan Susilo berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban korban dan mempercepat pemulihan usaha yang menjadi sumber penghidupan beberapa karyawan.
“Semoga Mas Aditya segera bisa memulai kembali usahanya, dan kegiatan ekonomi di lingkungan ini kembali berjalan seperti sedia kala,” ujarnya.
Aditya Pamungkas, pemilik usaha percetakan "Aryoseto" Kota Magelang, menyatakan berterima kasih atas dukungan dan perhatian Wali Kota Magelang dan jajaran terkait dengan musibah yang sedang dihadapi.
"Segala bentuk dukungan baik moril maupun materiil menjadi kekuatan kami untuk semangat membangun kembali," ujarnya.
Kebakaran terjadi Minggu (12/10) pagi dengan kerugian sekitar Rp1,5 miliar, sedangakan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut, hingga saat ini masih ditangani pihak berwajib.

