
Bupati: Bebenah Kampung wujudkan rumah layak di Banyumas

Banyumas, Jawa Tengah (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyatakan program Bebenah Kampung menjadi wujud nyata kolaborasi Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dan Yayasan Buddha Tzu Chi dalam membantu warga memperoleh rumah layak, sehat, serta nyaman untuk dihuni.
Saat memberi sambutan pada kegiatan serah terima rumah program Bebenah Kampung atau renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Somakaton, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Selasa, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya Yayasan Buddha Tzu Chi yang turut membantu renovasi 132 rumah warga pada tahap pertama dari total 500 rumah yang direncanakan.
"Yayasan Buddha Tzu Chi mungkin agak kaget di Banyumas, karena dengan anggaran Rp30 juta saja bisa terwujud rumah seperti ini. Di Jakarta, mungkin tidak semaksimal ini hasilnya. Di sini, warga guyup, gotong royong. Kurang gelugu, dikirimi, kurang pasir, ada yang menyumbang, ini contoh kekuatan sosial kita," katanya dalam kegiatan bertema "Sehat Lingkungan, Sehat Keluarga, Sehat Ekonomi" itu.
Ia pun menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam pelaksanaan program tersebut.
Menurut dia, partisipasi masyarakat yang aktif membantu baik tenaga maupun bahan bangunan dinilai mempercepat proses dan meningkatkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
Ia juga mengingatkan agar rumah bantuan dijaga dengan baik karena masih banyak warga yang membutuhkan.
Bahkan berdasarkan data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Kabupaten Banyumas, kata dia, hingga saat ini di Banyumas masih terdapat sekitar 45.000 rumah tidak layak huni.
"Saya siapkan lahan dan warganya, tapi saya tidak punya dananya. Jadi kalau bisa, bantuan CSR dari Jakarta bisa meluncur ke Banyumas. Ini juga mendukung program nasional Pak Prabowo (Presiden Prabowo Subianto), yakni pembangunan tiga juta rumah," katanya.
Sementara itu, Koordinator Program Bebenah Kampung Yayasan Buddha Tzu Chi Teksan Luis mengatakan bantuan renovasi rumah tersebut merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan tanpa pamrih.
"Kami tidak meminta balasan, hanya memohon agar rumah tersebut dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. Pepatah mengatakan, di mana pun kita dilahirkan, kita semua adalah saudara tanpa harus ada hubungan darah. Kami bersyukur dapat hadir dan berbagi kebahagiaan bersama warga hari ini," katanya.
Program Bebenah Kampung menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial dalam meningkatkan kualitas hidup warga melalui perbaikan rumah dan lingkungan.
Selain menyediakan hunian layak, program tersebut diharapkan memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat Banyumas.
Pewarta : Sumarwoto
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
